kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

BPJT MInta Pembebasan Lahan Tol Sepenuhnya Dibiayai APBN


Rabu, 16 Desember 2009 / 14:25 WIB


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Test Test

JAKARTA. Sulitnya pembebasan lahan dan seretnya pendanaan jalan tol, menyebabkan banyak ruas tol terbengkalai. Departemen Pekerjaan Umum (PU) mencatat, setidaknya ada 22 ruas jalan tol yang macet.

Menurut Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Nurdin Manurung, ke-22 ruas jalan tol tersebut terhambat oleh proses pembebasan tanah dan konstruksi. "Ke-22 ruas jalan tol itu panjangnya mencapai 807,13 km," kata Nurdin, di Jakarta, Rabu (16/12).

Beberapa diantara ke-22 ruas tol tersebut antara lain ruas Bekasi-Cawang-Kampung Melayu, Waru-Tanjung Perak, pasuruan-Probolinggo, Depok-Antasari, Cikarang- Tanjung Priok, dan Ciawi-Sukabumi.

Sebagai solusi atas pembebasan lahan, Departemen PU memberikan usulan supaya pengadaan tanah didanai oleh APBN 100%. Sehingga untuk proses pembebasan lahan menggunakan dana talangan Badan Layanan Umum (BLU) untuk badan usaha jalan tol yang sudah tanda tangan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT).

"Sedangkan untuk ruas-ruas baru proses pelelangan dilakukan setelah tanah dibebaskan," papar Nurdin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×