kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Bukit Asam (PTBA) fokus Garap PLTU Sumsel 8 dan PLTU Feni


Minggu, 01 Maret 2020 / 17:20 WIB
ILUSTRASI. Maket PLTU Sumsel yang dibangun PTBA


Reporter: Dimas Andi | Editor: Herlina Kartika Dewi

“Proyek PLTU Feni merupakan proyek sinergi BUMN untuk memenuhi kebutuhan pasokan listrik bagi Antam,” kata Hadis.

Baca Juga: Ekspor batubara ke China mini, Bukit Asam (PTBA) fokus tingkatkan penjualan domestik

Ia mengaku, saat ini pekerjaan konstruksi pembangunan PLTU Feni belum dimulai. Pasalnya, PTBA masih menunggu hasil keputusan antara ANTM dan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) terkait proyek tersebut, terutama hasil studi kelayakan.

Catatan Kontan.co.id, ketika studi kelayakan rampung, PTBA dan ANTM akan membentuk perusahaan patungan atau joint venture untuk mengawal proyek PLTU Feni. PLTU ini pun diperkirakan akan membutuhkan pasokan batubara sebanyak 330.000 ton per tahun.

Walau belum bisa diperkirakan secara pasti, Hadis yakin proyek PLTU Sumsel 8 dan PLTU Feni Halmahera Timur kelak akan meningkatkan aset portofolio PTBA sekaligus memperkuat posisi perusahaan ini di bidang penyediaan energi.

“Dengan adanya proyek PLTU tersebut, PTBA berkontribusi dalam pemerataan elektrifikasi serta meningkatkan lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” ungkap dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×