kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Bukukan rugi bersih di semester pertama, begini penjelasan Darmi Bersaudara (KAYU)


Minggu, 02 Agustus 2020 / 22:31 WIB
ILUSTRASI. PT Darmi Bersaudara Tbk - Perusahaan bergerak di sektor perdagangan umum dengan berbagai produk termasuk kayu olahan sebagai komoditinya. Berkantor pusat di Surabaya Jawa Timur dengan area produksi dan pengolahan kayu yang disewa berlokasi di Gresik Jawa


Reporter: Muhammad Julian | Editor: Yudho Winarto

Baca Juga: Darmi Bersaudara (KAYU) Memangkas Target Kinerja Tahun Ini

Sementara itu, beban umum dan administrasi KAYU naik 160,25% yoy dari Rp 556,23 juta di semester I 2019 menjadi Rp 1,44 miliar di semester  I 2020.

Terlepas dari tantangan yang dijumpai di paruh pertama tahun ini, KAYU masih akan memacu kinerja guna mengejar target. Sampai tutup tahun nanti, perusahaan membidik penjualan sebesar Rp 57,76 miliar dengan laba bersih sebesar Rp 708 juta.

Target tersebut merupakan target revisi yang disampaikan pada rapat pemegang umum saham tahunan (RUPST) pada 16 Juni 2020 lalu.

Untuk mengejar target, KAYU masih akan berfokus menggarap pasar ekspor India. Perusahaan menilai, meski penjualan ekspor ke negara tersebut sempat terkendala kebijakan lockdown, India masih memiliki potensi pasar yang menjanjikan.

Oleh karena itu, alih-alih mencari pasar baru, KAYU masih ingin fokus meningkatkan penetrasi pasar di India. Hal ini sekaligus dilakukan sebagai langkah antisipasi agar KAYU bisa mempercepat penjualan produk. Tujuannya adalah sebagai langkah antisipasi kalau-kalau India kembali memberlakukan lockdown nanti.

Baca Juga: Gara-gara corona, pencarian lahan untuk pabrik baru Darmi Bersaudara (KAYU) ditunda

Catatan saja, India memang merupakan target pasar utama KAYU. Sepanjang semester I 2020 lalu, penjualan produk semi furnish perusahaan ke negara tersebut tercatat sebesar Rp 27,66 miliar atau setara dengan 94,41% dari total penjualan di semester I 2020. Sebagian kecil penjualan sisanya menyasar pasar Nepal.

Sampai akhir Juni 2020 lalu, KAYU sudah menyerap belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 4 miliar dari total anggaran capex Rp 5 miliar. Meski belum memiliki pabrik sendiri, serapan capex tersebut dipergunakan untuk membeli mesin-mesin produksi.

Tujuannya tidak lain adalah untuk menopang kinerja mitra penyedia jasa maklon yang bekerja sama dengan perusahaan.

“Kalau kami sudah sediakan mesin, ada kepastian bahwa  produk kami akan dikerjakan oleh mitra kami,” jelas Lie.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×