kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Bulog & Kemtan serap tomat dan bawang merah petani


Rabu, 19 Agustus 2015 / 20:05 WIB


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Panen Raya tomat membuat harga komoditas ini anjlok drastis hingga menyentuh level Rp 200-Rp 400 per kilogram (kg) di tingkat petani. Sementara di pasaran harga jatuh ke level Rp 3.000 per kg.

Harga bawang merah juga saat ini jatuh lantaran panen raya. Bila sebelumnya harga rata-rata bawang merah di tingkat pedagang pasar mencapai Rp 36.000 per kg, saat ini anjlok menjadi Rp 13.000-Rp 18.000 per kg. Sementara di tingkat petani harganya sekitar Rp 4.000 per kg.

Untuk meminimalisir kerugian yang besar di pihak petani, Kementerian Pertanian (Kemtan) dan Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) melakukan penyerapan dua komoditas tersebut di tingkat petani.

Bulog dan Kemtan akan menyerap bawang merah dengan harga sekitar Rp 10.000 per kg. Sementara toomat di harga Rp 2.500 per kg.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, mengatakan pihaknya menjual bawang dan tomat milik petani ke sejumlah tempat. Selain di pasar, juga dijual di kementerian dan lembaga. "Kemarin tomat kami jual di Kemtan dan cepat sekali terjual sampai habis," ujar Amran, Rabu (19/8).

Amran mengaatakan, pekan depan pihaknya akan mengekspor bawang merah ke luar negeri. Ekspor dilakukan karena pasokan bawang merah dalam negeri sudah mencukupi sehingga harga jatuh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×