kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.695.000   18.000   0,67%
  • USD/IDR 17.887   62,00   0,35%
  • IDX 6.450   47,94   0,75%
  • KOMPAS100 831   1,62   0,20%
  • LQ45 631   -1,25   -0,20%
  • ISSI 227   4,63   2,08%
  • IDX30 352   -1,25   -0,35%
  • IDXHIDIV20 429   -1,46   -0,34%
  • IDX80 95   0,08   0,09%
  • IDXV30 119   0,94   0,79%
  • IDXQ30 112   -0,32   -0,28%

Bulog & Kemtan serap tomat dan bawang merah petani


Rabu, 19 Agustus 2015 / 20:05 WIB


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Panen Raya tomat membuat harga komoditas ini anjlok drastis hingga menyentuh level Rp 200-Rp 400 per kilogram (kg) di tingkat petani. Sementara di pasaran harga jatuh ke level Rp 3.000 per kg.

Harga bawang merah juga saat ini jatuh lantaran panen raya. Bila sebelumnya harga rata-rata bawang merah di tingkat pedagang pasar mencapai Rp 36.000 per kg, saat ini anjlok menjadi Rp 13.000-Rp 18.000 per kg. Sementara di tingkat petani harganya sekitar Rp 4.000 per kg.

Untuk meminimalisir kerugian yang besar di pihak petani, Kementerian Pertanian (Kemtan) dan Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) melakukan penyerapan dua komoditas tersebut di tingkat petani.

Bulog dan Kemtan akan menyerap bawang merah dengan harga sekitar Rp 10.000 per kg. Sementara toomat di harga Rp 2.500 per kg.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, mengatakan pihaknya menjual bawang dan tomat milik petani ke sejumlah tempat. Selain di pasar, juga dijual di kementerian dan lembaga. "Kemarin tomat kami jual di Kemtan dan cepat sekali terjual sampai habis," ujar Amran, Rabu (19/8).

Amran mengaatakan, pekan depan pihaknya akan mengekspor bawang merah ke luar negeri. Ekspor dilakukan karena pasokan bawang merah dalam negeri sudah mencukupi sehingga harga jatuh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×