kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.999   36,00   0,20%
  • IDX 5.749   53,57   0,94%
  • KOMPAS100 745   10,04   1,36%
  • LQ45 565   7,89   1,42%
  • ISSI 199   0,96   0,48%
  • IDX30 320   4,64   1,47%
  • IDXHIDIV20 394   5,52   1,42%
  • IDX80 85   1,15   1,38%
  • IDXV30 107   1,05   0,99%
  • IDXQ30 103   1,31   1,28%

Bulog targetkan beras impor 420.000 ton hingga akhir Maret


Selasa, 20 Maret 2018 / 17:51 WIB
ILUSTRASI. Pasokan beras


Reporter: Abdul Basith | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perum Bulog menargetkan beras impor yang masuk hingga akhir Maret sebesar 420.000 ton.

Sebelumnya sebesar 261.000 ton beras impor telah masuk ke gudang Bulog. Beras tersebut berasal dari Thailand dan Vietnam.

Sementara itu, akan kembali masuk beras impor sebesar 159.000 ton. Sebesar 20.000 ton merupakan sisa impor dari India.

Sedangkan 139.000 ton akan diimpor dari Vietnam dan Thailand. "Vietnam dan Thailand impor sebesar 139.000 ton sudah kontrak," ujar Direktur Utama Bulog, Djarot Kusumayakti usai penandatangan nota kesepahaman dengan Badan Pusat Statistik (BPS), Selasa (20/3).

Selain itu Bulog juga akan melakukan pembukaan tender kembali untuk pemenuhan kuota impor sebesar 500.000 ton. Pembukaan tender akan dilakukan Rabu (21/3).

"Kontraknya ditender ulang besok (Rabu, 21/3) yang 80.000 ton untuk Asia Selatan," terang Djarot.

Kontrak dari Asia Selatan ditujukan untuk menjaga hubungan baik dengan negara tersebut. Sebelumnya telah disepakati alokasi impor beras dari Asia Selatan sebesar 100.000 ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×