kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   20.000   0,73%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Butuh Waktu Jangka Panjang untuk Pembenahan Hulu Migas


Jumat, 22 April 2022 / 20:35 WIB


Reporter: Filemon Agung | Editor: Noverius Laoli

"Hal ini menyebabkan investor masih lebih berhati-hati untuk berinvestasi," kata Moshe.

Moshe menambahkan, dengan kondisi lapangan migas Indonesia yang mayoritas merupakan lapangan tua maka ada kebutuhan investasi tambahan yang tidak kecil untuk meningkatkan produksi atau sekadar menjaga angka produksi.

Sementara itu, Komaidi menilai, komitmen investasi sektor hulu migas juga bergantung pada kampanye energi bersih. Ini juga termasuk kampanye yang diusung dalam gelaran G20.

Baca Juga: Perta Arun Gas dan Axpo Singapore Teken Kesepakatan Awal Kerja Sama LNG Hub

"Meskipun mendapat momentum harga bagus kondisi lain terutama kebijakan transisi energi relatif tidak mendukung saya kira," jelas Komaidi.

Komaidi melanjutkan, investor harus melakukan adaptasi dari sisi investasi. Setidaknya harus ada anggaran lebih agar sesuai dengan yang dipersyaratkan.

"Misalkan harus menggunakan green energi dalam operasionalnya," pungkas Komaidi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×