kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.628.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.855   89,00   0,50%
  • IDX 6.385   -56,43   -0,88%
  • KOMPAS100 835   -7,46   -0,89%
  • LQ45 634   -5,96   -0,93%
  • ISSI 222   -3,01   -1,34%
  • IDX30 353   -3,37   -0,95%
  • IDXHIDIV20 440   -4,01   -0,90%
  • IDX80 95   -0,92   -0,95%
  • IDXV30 121   -0,86   -0,71%
  • IDXQ30 114   -1,28   -1,12%

Butuh Waktu Jangka Panjang untuk Pembenahan Hulu Migas


Jumat, 22 April 2022 / 20:35 WIB


Reporter: Filemon Agung | Editor: Noverius Laoli

"Hal ini menyebabkan investor masih lebih berhati-hati untuk berinvestasi," kata Moshe.

Moshe menambahkan, dengan kondisi lapangan migas Indonesia yang mayoritas merupakan lapangan tua maka ada kebutuhan investasi tambahan yang tidak kecil untuk meningkatkan produksi atau sekadar menjaga angka produksi.

Sementara itu, Komaidi menilai, komitmen investasi sektor hulu migas juga bergantung pada kampanye energi bersih. Ini juga termasuk kampanye yang diusung dalam gelaran G20.

Baca Juga: Perta Arun Gas dan Axpo Singapore Teken Kesepakatan Awal Kerja Sama LNG Hub

"Meskipun mendapat momentum harga bagus kondisi lain terutama kebijakan transisi energi relatif tidak mendukung saya kira," jelas Komaidi.

Komaidi melanjutkan, investor harus melakukan adaptasi dari sisi investasi. Setidaknya harus ada anggaran lebih agar sesuai dengan yang dipersyaratkan.

"Misalkan harus menggunakan green energi dalam operasionalnya," pungkas Komaidi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×