Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 resmi berakhir pada Minggu (9/8/2026). Pameran otomotif tahunan tersebut mencatatkan antusiasme yang lebih tinggi dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya.
Ketua Bidang Pengembangan Pasar Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie Sugiarto mengatakan, peningkatan terlihat dari jumlah pengunjung maupun aktivitas penjualan selama pameran yang berlangsung pada 30 Juli-9 Agustus 2026.
"Angka dan nilai penjualan naik. Pengunjung juga naik," ujar Jongkie kepada Kontan, Senin (10/8/2026).
Baca Juga: Insentif EV Bakal Berlanjut, Hyundai Optimistis Penjualan Tumbuh Signifikan
Meski demikian, Jongkie mengatakan Gaikindo masih menunggu rekapitulasi penjualan secara khusus dari masing-masing agen pemegang merek (APM). Dengan demikian, angka total surat pemesanan kendaraan (SPK) maupun model kendaraan yang paling banyak dipesan selama GIIAS 2026 belum dapat dipastikan.
"Kelihatannya demikian," kata Jongkie saat ditanya mengenai peningkatan jumlah pengunjung dan SPK dibandingkan tahun sebelumnya.
GIIAS 2026 diikuti 68 merek otomotif, meningkat dibandingkan 63 merek pada penyelenggaraan tahun sebelumnya. Pameran ini menjadi salah satu momentum bagi APM untuk memperkenalkan produk anyar sekaligus menggenjot penjualan di tengah persaingan pasar otomotif yang semakin ketat.
Sejumlah merek seperti Toyota, Honda, Suzuki, dan Wuling turut membawa serta memperkenalkan model baru dalam ajang tersebut. Kehadiran berbagai produk anyar diharapkan semakin memperluas pilihan konsumen sekaligus menjaga momentum pemulihan pasar otomotif hingga akhir 2026.
Sebelumnya, data Gaikindo menunjukkan kinerja pasar otomotif nasional mulai menguat pada Juli 2026. Penjualan wholesales tercatat 81.115 unit, melonjak 33,3% secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan Juli 2025 yang sebanyak 60.837 unit.
Dari sisi ritel, penjualan kendaraan pada Juli 2026 mencapai 77.412 unit. Realisasi tersebut tumbuh 23,1% yoy dibandingkan 62.889 unit pada Juli tahun lalu.
Jongkie menilai perbaikan kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat turut menopang peningkatan penjualan kendaraan pada periode tersebut. Momentum GIIAS 2026 kemudian diharapkan semakin memperkuat pemulihan permintaan otomotif pada paruh kedua tahun ini.
Baca Juga: Bekasi Fajar (BEST) Optimistis Penjualan Lahan Industri Positif pada Semester II-2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
