kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45845,50   -13,12   -1.53%
  • EMAS1.347.000 1,05%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

BWM Group Property Luncurkan Proyek Private Villa Baru di Kawasan Munduk Bali


Minggu, 12 November 2023 / 15:46 WIB
BWM Group Property Luncurkan Proyek Private Villa Baru di Kawasan Munduk Bali
ILUSTRASI. BWM Group Property melalui anak usahanya? PT Perkasa Merlyn Bagia merilis proyek Villa baru di Bali


Reporter: Vina Elvira | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - BALI. Pengembang properti BWM Group Property merilis proyek villa baru di Bali. Langkah ini merupakan upaya ekspansi perusahaan untuk melebarkan sayap bisnisnya ke luar Pulau Jawa.

Melalui salah satu unit usahanya, PT Perkasa Merlyn Bagia, BWM Group mengembangkan Shankara Munduk Bali, luxury private villa di kawasan resor eksklusif di Desa Munduk Bali, yang berada di ketinggian 1.231 mdpl.

Owner BWM Group Property Ir. Bambang Subagio menyatakan, pihaknya telah merampungkan pembangunan tahap 1 dari Shankara Munduk Bali. Ia menargetkan, seluruh tahapan pembangunan dari proyek ini akan rampung pada tahun 2025 mendatang.

Baca Juga: Sambut Akhir Tahun, OYO Siapkan 300 Properti Baru di Seluruh Indonesia

“Luas lahan ini 4.2 hektare, kami akan bangun bertahap. Targetnya di akhir tahun 2025 ini bisa terseleasikan semua,” ungkap Bambang, dalam acara soft launching Shankara Munduk Bali, pada Sabtu (11/11).

Pemilihan Desa Munduk juga bukan tanpa alasan, Bambang melihat potensi yang menjanjikan dari desa wisata ini. Sebab, Desa Munduk ini termasuk kawasan sunrise property yang cocok untuk berinvestasi properti.

Di samping itu, Shankara Munduk Bali pun berada di area yang dekat dengan berbagai objek pariwisata sekitar Munduk, seperti Bali Handara Golf, Handara Gate, Air Terjun Banyumala, Air Terjun Golden Valley, Pura Ulun Danu Bratan yang dapat dijangkau dengan kurun waktu kurang dari 20 menit.

“Hal ini membuat Shankara Munduk Bali menjadi pilihan sempurna untuk menghabiskan masa pensiun maupun sebagai investasi untuk masa depan,” tuturnya.

Baca Juga: Alam Sutera Property Expo 2023 Hadirkan Beragam Program Solusi Terbaik Hunian Idaman

Secara total, akan ada 21 unit private villa yang dipasarkan oleh PT Perkasa Merlyn Bagia dengan tiga tipe villa, mulai dari tipe 1 bedroom hingga 3 bedroom. Sebagai tahap awal, pihaknya telah merampungkan pembangunan 3 unit villa 2 bedroom.

Ketika ditanya terkait target penjualan, Bambang optimistis, 21 unit villa tersebut akan terjual seluruhnya di tahun 2024. Dia juga mengkalim, pembangunan dari villa ini hanya memakan waktu 6 bulan, karena kavling sudah siap bangun.

Shankara Munduk Bali juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas publik seperti Restaurant & Bar, Gym & Yoga, Wellness Center, Kids Playground, Wedding chapel, Basement Parking yang luas, Rooftop, Kolam Renang, dan Sauna.

Saat ini, pembangunan dari fasilitas publik tersebut sudah berjalan dan ditargetkan akan rampung pada pertengahan tahun depan.

Sebagai rencana ke depan, Perkasa Merlyn Bagia juga akan mengembangkan agro wisata di kawasan Shankara Munduk Bali. Agro wisata ini terletak di belakang kawasan villa dan memiliki luas sekitar 3 hektare.

“Jadi semacam untuk edukasi juga, dan untuk mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan,” jelasnya.

Baca Juga: Pendapatan Berulang Topang Pengembang

Seluruh villa di Shankara Munduk Bali dijual fully furnished dan memiliki fasilitas lengkap seperti kamar yang luas, kamar mandi dengan bathup, ruang keluarga ruang makan, Jacuzzi, gazebo, garden dan akses langsung pemandangan agro wisata, serta perbukitan.

Sedangkan untuk harga sendiri, 1 Bedroom villa Shankara Munduk Bali dijual dengan harga mulai Rp 2,25 miliar dan Rp 3 miliar untuk 2 bedroom villa. Harga tersebut sudah termasuk biaya PPN, Pemecahan SHM, IMB/PBG, sumur bor/PDAM dan listrik villa.

“Apabila pembeli menginginkan villa untuk disewakan, kami juga menyediakan management pengelola villa yang akan membantu untuk mengelola villa pembeli. Hal ini tentu didukung dengan tingkat occupancy penginapan di Desa Munduk yang selalu tinggi dikarenakan banyaknya wisatawan asing dari eropa khususnya yang tertarik untuk mengunjungi Desa Munduk,” tutup Bambang. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×