kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.032   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.236   49,76   0,80%
  • KOMPAS100 817   5,56   0,69%
  • LQ45 621   2,39   0,39%
  • ISSI 215   1,38   0,65%
  • IDX30 350   1,18   0,34%
  • IDXHIDIV20 430   0,35   0,08%
  • IDX80 93   0,50   0,54%
  • IDXV30 118   0,33   0,28%
  • IDXQ30 112   0,18   0,16%

Bybit Siapkan Fitur AI hingga Debit Card Kripto untuk Garap Pasar Indonesia


Jumat, 31 Juli 2026 / 16:13 WIB
Bybit Siapkan Fitur AI hingga Debit Card Kripto untuk Garap Pasar Indonesia
ILUSTRASI. CEO Bybit Indonesia Lawrence Samantha (KONTAN/Leni Wandira)


Reporter: Leni Wandira | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bybit Indonesia menyiapkan sejumlah inovasi teknologi untuk memperkuat layanannya di pasar aset kripto nasional. Selain menghadirkan platform perdagangan yang lebih lengkap, perusahaan juga membuka peluang membawa fitur berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) hingga kartu debit berbasis aset kripto ke Indonesia.

Chief Executive Officer (CEO) Bybit Indonesia Lawrence Samantha mengatakan, berbagai inovasi tersebut telah diterapkan oleh Bybit di sejumlah negara. Namun, implementasinya di Indonesia akan disesuaikan dengan regulasi yang berlaku.

"Kalau di dunia sudah ada fitur AI-assisted trading, debit card, dan berbagai layanan lainnya. Kami ingin membawa inovasi itu ke Indonesia, tentu dengan tetap mengikuti standar keamanan dan regulasi yang berlaku," ujar Lawrence, Jumat (31/7/2026).

Baca Juga: Bybit Rampungkan Akuisisi NOBI, Perluas Layanan Kripto di Indonesia

Menurut dia, dalam jangka pendek perusahaan masih berfokus memperkuat fondasi platform. Pengguna kini telah dapat mengakses lebih dari 500 pasangan perdagangan (trading pairs), fitur stop loss, take profit, dollar cost averaging (DCA), grid trading, hingga application programming interface (API) yang memungkinkan investor menjalankan strategi perdagangan secara otomatis.

Lawrence menyebut, pemanfaatan AI akan menjadi salah satu arah pengembangan layanan Bybit. Nantinya, teknologi tersebut dapat membantu pengguna menganalisis pasar maupun menjalankan strategi perdagangan secara otomatis.

Selain itu, Bybit juga tengah menjajaki implementasi kartu debit yang memungkinkan pengguna memanfaatkan aset kripto untuk bertransaksi setelah dikonversi ke mata uang fiat secara otomatis. Meski demikian, realisasinya masih menunggu perkembangan regulasi di Indonesia.

"Di negara lain fitur-fitur itu sudah digunakan. Kami melihat peluangnya juga besar di Indonesia, tetapi semuanya harus sesuai dengan aturan regulator," katanya.

Lawrence menilai prospek industri aset digital di Indonesia masih menjanjikan. Selain didukung jumlah pengguna yang terus bertambah, regulasi yang kini berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dinilai membuka ruang inovasi yang lebih luas bagi pelaku industri.

Ia menyebut Indonesia menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan ekosistem Web3 yang pesat serta memiliki populasi muda yang akrab dengan teknologi digital.

Ke depan, Bybit akan terus mengadaptasi berbagai inovasi yang telah diterapkan di pasar global untuk menghadirkan pengalaman transaksi yang lebih aman dan efisien bagi pengguna di Indonesia.

Baca Juga: Asia Tenggara Jadi Fokus Pengembangan Inovasi Keuangan Berbasis Blockchain

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×