Reporter: Yuliana Hema | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Entitas usaha PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), yakni PT Varnion Technology Semesta menggandeng Omada by TP-Link untuk memperkuat riset dan pengembangan teknologi konektivitas generasi teranyar.
Adapun kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dalam acara pengenalan teknologi Wi-Fi 8 di Kuala Lumpur, Malaysia pada 15 September 2026.
Melalui kemitraan ini, Varnion memperoleh akses terhadap perangkat terbaru serta dukungan tim pengembangan Omada untuk riset, pengujian, dan pengembangan produk serta layanan konektivitas.
Baca Juga: Persetujuan RKAB Berlarut Picu Force Majeure Tambang, DEN: Harus Segera Diselesaikan
Founder & President Director Varnion Alexander Budiman mengatakan, dukungan terhadap riset dan pengembangan menjadi salah satu alasan Varnion memilih Omada sebagai mitra strategis untuk pengembangan teknologi konektivitas.
“Kami membangun Varnion sebagai perusahaan teknologi yang bertumpu pada riset dan pengembangan. Karena itu, kami membutuhkan mitra yang mendukung proses inovasi kami. Omada memberikan akses,” jelasnya dalam keterangan resmi, Selasa (15/9/2026).
Adapun Wi-Fi 8 dikembangkan melalui standar IEEE 802.11bn dengan pendekatan Ultra High Reliability (UHR). Teknologi ini berfokus pada peningkatan keandalan koneksi di lingkungan dengan kepadatan perangkat tinggi.
Pengembangan Wi-Fi 8 mencakup Coordinated Spatial Reuse dan Coordinated Beamforming untuk meningkatkan koordinasi penggunaan spektrum, mengurangi interferensi, serta menjaga konsistensi koneksi ketika banyak perangkat aktif.
Teknologi tersebut juga diarahkan untuk menekan lonjakan latensi, mengurangi kehilangan paket data, serta memperlancar perpindahan koneksi antar-access point atau roaming bagi pengguna yang berpindah lokasi.
Alexander mengatakan peningkatan keandalan jaringan dibutuhkan untuk mendukung penggunaan komunikasi video, aplikasi cloud, perangkat Internet of Things (IoT), serta layanan berbasis kecerdasan buatan yang semakin bergantung pada koneksi responsif.
Baca Juga: Harga Referensi dan HPE Emas Naik 1,63% pada Periode II September 2026
“Kualitas jaringan harus dirasakan sampai ke perangkat pelanggan. Koneksi perlu tetap stabil ketika banyak perangkat aktif bersamaan, saat pengguna berada di batas jangkauan sinyal, maupun ketika berpindah lokasi,” lanjut Alexander.
Sebagai penyedia layanan internet dengan solusi berbasis aplikasi, Varnion mengembangkan konektivitas dan aplikasi dalam satu ekosistem layanan melalui CloudOne serta sejumlah produk seperti Megalos, Keponet dan Vlepo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














