kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Campuran biodiesel dan solar tidak merusak mesin


Kamis, 12 September 2013 / 14:48 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi jadwal Cuti Lebaran 2022.


Reporter: Hendra Gunawan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Menteri Perindustrian MS Hidayat menjamin campuran biodiesel dengan solar tidak akan merusak mesin mobil. MS Hidayat menjelasan mesin mobil justru lebih sehat pembakarannya jika menggunakan biodiesel.

"Penambahan kadar biodiesel nggak merusak mesin," ujar MS Hidayat, di kantor Kementerian Perekonomian, Kamis (12/9).

Saat ini pihak pemerintah sedang melakukan tender untuk menentukan distribusi biodiesel. Pertamina sebagai distributor utama yang akan memilih pengusaha SPBU yang mendapatkan jatah biodiesel.

"Oo biodiesel sudah mau ditenderkan, Pertamina sebagai authority yg punya blendernya, semua sudah ditetapkan," ungkap MS Hidayat.

Mantan Ketua Kadin menjelaskan sosialisasi kepada seluruh ATPM belum dilaksanakan. Rencananya pihak pemerintah menghadap ke Presiden mengajukan permintaan biodiesel tersebut.

"Ini kan baru diputuskan, siang ini mau dilaporkan ke presiden, besok atau lusa baru sosialisasi ke ATPM," jelas MS Hidayat.

Sebelumnya diberitakan pemerintah meminta agar solar yang disubsidi akan dicampur dengan biodiesel sebesar 10%. Hal tersebut bertujuan mengurangi konsumsi dan impor BBM jenis Solar. (Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×