kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.017   -32,00   -0,19%
  • IDX 7.151   102,46   1,45%
  • KOMPAS100 987   15,12   1,56%
  • LQ45 724   8,45   1,18%
  • ISSI 255   4,01   1,60%
  • IDX30 392   3,86   0,99%
  • IDXHIDIV20 488   0,46   0,10%
  • IDX80 111   1,56   1,42%
  • IDXV30 135   -0,06   -0,04%
  • IDXQ30 128   1,13   0,89%

Cara Pertamina Hulu Energi ONWJ cegah pencurian


Rabu, 20 Juli 2016 / 11:51 WIB


Reporter: Febrina Ratna Iskana | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

BANDUNG. PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) memiliki banyak pengalaman pahit dalam mengoperasikan fasilitas produksinya. Apalagi, saat ini, fasilitas produksi yang mereka miliki mencapai 218 anjungan lepas pantai yang tersebar di perairan Kepulauan Seribu hingga lepas pantai utara Indramayu.

Pengalaman tak mengenakkan yang dimaksud terkait dengan gangguan keamanan, khususnya kasus pencurian aset. Sebut saja pencurian pipa, valve, kabel, Iampu navigasi dan lain-lain di wilayah kerja PHE ONWJ.

Namun, perusahaan melakukan strategi khusus untuk mengatasi masalah tersebut. Yakni, dengan mengembangkan strategi pengamanan berbasiskan masyarakat (Community Based Security).

Dalam hal ini masyarakat membantu perusahaan menjaga fasilitas migas milik negara dengan berperan aktif melaporkan setiap upaya-upaya yang berpotensi mengganggu fasilitas migas dan membahayakan fasi|itas‚ operasi migas, dan lingkungan sekitar.

"Strategi ini merupakan upaya yang di|akukan PHE ONWJ untuk membangun kepercayaan serta kesadaran masyarakat untuk ikut menjaga kelancaran operasi migas yang dilakukan PHE ONWJ,” kata Communication & Relations Manager PHE ONWJ Donna Priadi.

Program ini terbilang cukup berhasil. Jika sebelumnya, angka kriminalitas cukup tinggi hingga mencapai 100 kasus yang menyebabkan kerugian bisa mencapai jutaan dollar, namun, sejak 2010 gangguan tersebut relatif dapat ditekan.

"Beberapa kali kasus pencurian asset berhasil digagalkan karena perusahaan mendapat laporan dari masyarakat nelayan,” jelas Donna.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×