kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Cari partner untuk proyek Kilang Bontang, ini syarat dari Pertamina


Minggu, 28 Juni 2020 / 11:58 WIB
ILUSTRASI. Pertamina tetap fokus membangun megaproyek kilang termasuk Grass Root Refinery (GRR) Kilang Bontang.


Reporter: Filemon Agung | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina bakal tetap berfokus menjalankan pembangunan megaproyek kilang termasuk Grass Root Refinery (GRR) Kilang Bontang yang kini masih dalam tahapan pencarian strategic partner.

CEO Refinery & Petrochemical Subholding (PT Kilang Pertamina Internasional) Ignatius Tallulembang mengungkapkan, untuk pencarian partner yang baru pihaknya masih akan mengadopsi skema investasi yang sama.

Pertamina masih menantikan mitra yang tertarik termasuk soal rencsana pemindahan lokasi.

Baca Juga: Dirut Pertamina: Penambahan subholding bukan rencana tiba-tiba

"Kami masih nantikan partner yang tertarik dengan skema yang ada dimana Pertamina tidak berinvestasi, nantinya setelah 20 tahun baru pengelolaan sepenuhnya ke Pertamina," ujar Ignatius dalam diskusi virtual, Sabtu (27/6).

Ignatius menambahkan, Pertamina saat ini memilih fokus pada rencana peningkatan kapasitas dan pengolahan kilang-kilang eksisting.

Sebelumnya, Pertamina berencana bekerjasama dengan perusahaan migas asal Oman, Overseas Oil and Gas (OOG) untuk pembangunan kilang berkapasitas 300.000 barel per hari (bph).

Sayangnya, hingga penghujung tahun lalu kedua belah pihak tak mencapai kata sepakat. Kerjasama pun urung terjadi.

Di sisi lain, Pertamina juga tengah mengkaji rencana pemindahan lokasi kilang. Sebelumnya, ada dua lokasi yang menjadi kandidat lokasi baru pembangunan kilang yakni Kuala Tanjung dan Arun.

Baca Juga: Subholding Hulu Pertamina dipimpin PT Pertamina Hulu Energi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×