kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Inilah Perubahan Penting di Stasiun Tanah Abang, Catat Agar Tak Salah


Rabu, 02 Juli 2025 / 04:21 WIB
Inilah Perubahan Penting di Stasiun Tanah Abang, Catat Agar Tak Salah
ILUSTRASI. DJKA telah mengoperasikan hall utama bangunan baru dan peron jalur 2 Stasiun Tanah Abang. ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/bar


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Manfaat Perubahan

Perubahan ini dirancang untuk mengurangi kepadatan di JPO dan peron jalur 5-6, yang sebelumnya digunakan untuk naik dan turun Commuter Line Rangkasbitung secara bersamaan. 

Dengan rekayasa ini, alur pengguna akan lebih teratur, aman, dan nyaman, terutama pada jam-jam sibuk.

Selain itu, hall baru Stasiun Tanah Abang kini sudah bisa digunakan oleh publik:

- Gate-in tersedia di lantai 2 bangunan baru.

- Gate-out berada di lantai dasar.

- Bangunan lama tetap dapat digunakan untuk akses keluar-masuk.

Tonton: BREAKING NEWS! Inflasi Juni 2025 0,19%, Dipucu Harga Beras dan Tiket Pesawat

Switch over tahap ke-2 ini diharapkan dapat mengoptimalkan layanan di Stasiun Tanah Abang, yang ditargetkan mampu melayani hingga 300 ribu pengguna per hari. 

Saat ini, KAI Commuter mencatat rata-rata: 54–55 ribu pengguna naik Commuter Line di Tanah Abang pada hari kerja, 41–43 ribu pengguna di hari libur, dan volume transit mencapai 145–146 ribu pengguna/hari kerja dan 124–125 ribu/hari libur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×