kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.531.000   5.000   0,20%
  • USD/IDR 18.179   20,00   0,11%
  • IDX 5.037   -20,06   -0,40%
  • KOMPAS100 649   -2,76   -0,42%
  • LQ45 514   -1,52   -0,29%
  • ISSI 168   -1,41   -0,83%
  • IDX30 289   -1,21   -0,42%
  • IDXHIDIV20 390   -1,61   -0,41%
  • IDX80 75   -0,22   -0,29%
  • IDXV30 108   -0,81   -0,74%
  • IDXQ30 97   -0,60   -0,61%

Cerita Wamen BUMN soal pendapatan Telkom yang dinilai stagnan


Selasa, 11 Februari 2020 / 20:40 WIB
ILUSTRASI. Logo PT Telekomunikasi Indonesia atau Telkom. Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin menyebut perkembangan zaman mendorong terjadinya disrupsi model bisnis. REUTERS/Beawiharta/File Photo GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD SEARCH GLOBAL BUSINESS FOR ALL IMAGES?


Sumber: Kompas.com | Editor: Tendi Mahadi

"Saya bayar ke perusahaan-perusahaan yang berdiri di atas infrastruktur mereka (Telkom), itu mungkin Rp 2 juta-Rp 3 juta per bulan. Saya pelanggan Spotify yang sangat baik, saya pakai Google Drive, saya punya iCloud, kadang kadang kalau stres main Candy Crush," tuturnya. 

Dengan demikian, BGS meminta kepada seluruh perusahaan pelat merah untuk bertansformasi sehingga tidak merugi ketika menghadapi perkembangan zaman. 

Baca Juga: Erick Thohir rombak lagi direksi BUMN, ini yang diharapkan dari direksi baru Bahana

"Kita sebagai BUMN harus terus amati, kalau terjadi titik perubahan peradaban manusia mulai teramati, sebagai businessman kita harus antisipasi," ucapnya. (Rully R. Ramli)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cerita Wamen BUMN Soal Layanan Telkom"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×