kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Chevrolet masih enggan produksi di Indonesia


Jumat, 24 Februari 2017 / 20:43 WIB


Reporter: Eldo Christoffel Rafael | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Chevrolet belum mau memproduksi kembali mobil di Indonesia. Sejak menutup pabrik di Indonesia pada 2015 lalu, Chevrolet mengandalkan impor mobil dari Thailand dan Korea Selatan untuk dipasarkan di dalam negeri.

Gaurav Gupta, Presiden Direktur General Motors Indonesia selaku agen pemegang merek (APM) Chevrolet mengatakan, pihaknya untuk saat ini melihat peluang untuk produksi di Indonesia belum ada. "Untuk saat ini kami masih mengimpor," kafa Gaurav, Jumat (24/2).

Mobil baru segmen sport utility vehicle (SUV) yang dipasarkan di Indonesia, yaitu All New Trailblazer diimpor dari Thailand. Sedangkan, SUV Trax dan mobil city car, yaitu Spark didatangkan dari Korea Selatan.

"Di Indonesia tantangannya adalah masih adanya pengunaan bahan bakar euro 2. Padahal di negara lain sudah menerapkan standar Euro 4 bahkan lebih," ucap Gaurav.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×