kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.852   -43,90   -0,74%
  • KOMPAS100 758   -6,56   -0,86%
  • LQ45 578   -6,09   -1,04%
  • ISSI 203   -0,13   -0,06%
  • IDX30 328   -3,63   -1,10%
  • IDXHIDIV20 403   -5,04   -1,24%
  • IDX80 86   -0,73   -0,84%
  • IDXV30 109   -0,70   -0,64%
  • IDXQ30 105   -1,33   -1,24%

Chevron angkat kaki dari blok Siak


Jumat, 29 November 2013 / 10:31 WIB
ILUSTRASI. Kebiasaan yang Meningkatkan Risiko Tertular Hepatitis


Sumber: Rute | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) menyatakan tidak akan memperbaharui kontrak minyak Chevron Corp di sebuah ladang minyak Siak, di Sumatera.

ESDM menyatakan. Ladang minyak itu akan dialihkan kepada perusahaan minyak milik negara, yakni PT  Pertaminai. Pengalihan pengoperasian ladang minyak

Pengalihan ladang minyak Siak yang mampu memproduksi 4.000 barel minyak per hari itu merupakan bagian dari upaya pemerintah mengekang kepemilikan asing, dan mengambil lebih banyak pendapatan dari sumber daya alamnya.

"Chevron kecewa kalau kontrak bagi hasil untuk blok Siak tidak akan diperpanjang, namun perusahaan menghormati keputusan tersebut," kata pernyataan dari perusahaan yang berasal dari Amerika Serikat (AS) tersebut dalam sebuah pernyataan kemarin (28/11).

Perlu diketahui, akhir pekan ini kontrak Chevron di blok Siak tersebut berakhir. Ladang minyak Siak tersebut hanya mewakili sebagian kecil dari total produksi energi Chevron di Indonesia, yang jumlahnya mencapai 320.000 barel per hari.

Selain minyak, Chevron juga memproduksi 636 juta kaki kubik gas alam per hari dari sumur yang dikelolanya. Hingga saat ini, Chevron masih tercatat sebagai produsen minyak terbesar di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×