kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.027.000   167.000   5,84%
  • USD/IDR 16.805   20,00   0,12%
  • IDX 7.923   -406,88   -4,88%
  • KOMPAS100 1.108   -57,53   -4,94%
  • LQ45 806   -27,29   -3,27%
  • ISSI 278   -19,24   -6,46%
  • IDX30 421   -8,88   -2,07%
  • IDXHIDIV20 505   -4,36   -0,85%
  • IDX80 123   -5,79   -4,48%
  • IDXV30 135   -3,57   -2,57%
  • IDXQ30 137   -1,44   -1,04%

China minati produk kayu dan kerajinan batik Indonesia


Selasa, 28 September 2010 / 12:00 WIB
China minati produk kayu dan kerajinan batik Indonesia


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Produk dari kayu dan juga aneka kerajinan tangan dari batik ternyata masih diminati oleh pasar China. Buktinya, UKM produk kerajinan dari kayu dan batik tersebut mendapatkan pesanan saat melaksanakan pameran di China International Small and Medium Enterprises Fair (CISMEF) ke-7 yang digelar pada 15-18 September 2010 lalu.

“Selama pameran, telah ada berbagai tawaran berupa pembelian barang terutama produk dari kayu dan tas batik,” kata Robert James Bin Taryo, Kepala Pusat Humas, kementerian Perdagangan di Jakarta, Selasa (28/9).

Selain produk kerajinan kayu, peserta pameran dari Indonesia tersebut diikuti juga oleh UKM perhiasan, kopi, kayu/karet damar, furniture, produk makanan-minuman, jamur, batik, dengan total seluruhnya 18 perusahaan UKM.

Robert menyebutkan, kemajuan ekonomi China yang sangat pesat belakangan ini, ditambah potensi pasar domestiknya yang besar merupakan peluang bagi pengusaha Indonesia. Pameran CISMEF ke-7 diikuti oleh 3.800 perusahaan dan delegasi dari 36 negara dengan jumlah stand sebanyak 5.328 booth.

”Jumlah booth untuk peserta asing 50% lebih banyak daripada target semula 1.000 booth. Ini menunjukkan tingginya hasrat UKM asing untuk bekerjasama dengan kalangan pengusaha China,” jelas Robert.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×