kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.345.000 -0,88%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Citra Putra Realty (CLAY) Cetak Pendapatan Rp 75,2 Miliar di Kuartal III-2022


Rabu, 14 Desember 2022 / 18:30 WIB
Citra Putra Realty (CLAY) Cetak Pendapatan Rp 75,2 Miliar di Kuartal III-2022
ILUSTRASI. The Stones Hotel di Legian Bali?yang dikembangkan PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY).


Reporter: Filemon Agung | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY) mencatatkan kenaikan pendapatan signifikan pada kuartal III 2022.

Direktur Utama CLAY Firman M. Silalahi mengungkapkan, unit hotel The Stones Bali berkontribusi tinggi pada kinerja perusahaan sampai kuartal III tahun ini.

"The Stones Hotel di Bali berkontribusi lebih dari 90% pendapatan perseroan. Pada 2022 kondisi lebih baik dibanding 2021," ungkap Firman dalam Public Expose, Rabu (14/2).

Merujuk laporan keuangan CLAY, hingga kuartal III 2022 pendapatan perusahaan mencapai Rp 75,2 miliar. Jumlah ini naik 815,29% secara year on year (YoY) dari raihan periode sama di tahun sebelumnya yang sebesar Rp 8,21 miliar.

Kontribusi The Stones tercatat mencapai Rp 73,53 miliar. Sementara itu, kontribusi unit Clay Hotel di Jakarta mencapai Rp 1,66 miliar.

Firman menjelaskan, peningkatan kinerja khususnya dari The Stones Hotel mulai terasa pada awal semester II 2022.

Baca Juga: Pendapatan Citra Putra Realty (CLAY) turun 79,8% di semester I-2021

Sementara itu, dari sisi bottom line, CLAY sukses menekan rugi bersih yang pada kuartal III-2021 sebesar Rp 44,94 miliar menjadi Rp 32,12 miliar.

Direktur CLAY Beni Hendrawan menjelaskan, peningkatan kinerja diharapkan akan meningkat sampai tutup tahun ini.

"Proyeksi kita untuk akhir 2022 ini manajemen berkeyakinan pendapatan akan naik," kata Beni.

CLAY memproyeksikan pendapatan sampai tutup tahun ini mencapai Rp 121,61 miliar atau meningkat hingga 527% yoy dibanding raihan tahun 2021 yang sebesar Rp 19,38 miliar.

Beni menjelaskan, realisasi belanja modal saat ini sudah mencapai sekitar Rp 6 miliar.

"Kami gunakan untuk alat-alat yang sudah mulai rusak, penggantian yang menang diperlukan," imbuh Beni.

 

Beni menjelaskan, saat ini tingkat okupansi The Stones Hotel Bali dalam dua bulan terakhir mencapai 70%. Meski demikian, perusahaan menargetkan peningkatan tingkat okupansi untuk tahun ini dan tahun depan.

Selain itu, CLAY pun menargetkan konsumen mancanegara dapat meningkat. Menurutnya, saat ini persaingan bisnis hotel di Bali masih sangat kompetitif.

"2019 sekitar 70% tamu kami wisatawan asing. Pada 2022 sekitar 70% sampai 80% wisatawan lokal," pungkas Beni.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×