kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.768.000   18.000   0,65%
  • USD/IDR 17.756   12,00   0,07%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

CLEO Perkuat Ekspansi, Optimistis Pertumbuhan Kinerja Berlanjut hingga Akhir 2026


Selasa, 25 Agustus 2026 / 11:35 WIB
CLEO Perkuat Ekspansi, Optimistis Pertumbuhan Kinerja Berlanjut hingga Akhir 2026
ILUSTRASI. PT Sariguna Primatirta Tbk erus memperkuat fondasi ekspansi untuk menjaga pertumbuhan bisnis air minum dalam kemasan (AMDK) hingga akhir 2026 (DOK/CLEO)


Reporter: Vina Elvira | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) terus memperkuat fondasi ekspansi untuk menjaga pertumbuhan bisnis air minum dalam kemasan (AMDK) hingga akhir 2026. Perluasan jaringan distribusi, penambahan fasilitas produksi, serta inovasi produk menjadi strategi utama perseroan.

Presiden Direktur CLEO, Melisa Patricia, mengatakan hingga Agustus 2026, jumlah simpul jaringan distribusi internal perusahaan telah mencapai 500 titik yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

“Kinerja solid yang berhasil kami bukukan sepanjang semester pertama 2026 menjadi landasan yang kuat bagi Perseroan untuk mempertahankan optimisme terhadap prospek pertumbuhan ke depan,” ungkap Melisa, dalam siaran pers, Senin (24/8).

Optimisme tersebut sejalan dengan kinerja CLEO yang konsisten membukukan pertumbuhan dua digit pada kuartal pertama dan kuartal kedua 2026.

Berdasarkan laporan keuangan, CLEO mencatatkan laba bersih sebesar Rp 262,5 miliar pada semester I-2026. Realisasi tersebut tumbuh 27% secara tahunan (year on year/yoy).

Baca Juga: Lotte Chemical Berencana Lepas Aset Petrokimia di Indonesia

Pertumbuhan laba bersih tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan penjualan yang mencapai 23,8% yoy menjadi Rp 1,7 triliun.

Dari sisi produksi, CLEO juga terus meningkatkan kapasitas seiring mulai beroperasinya pabrik baru di Palu pada kuartal III-2026.

Dengan tambahan fasilitas tersebut, total pabrik CLEO yang telah beroperasi kini mencapai 33 pabrik. Perseroan selanjutnya menargetkan pabrik baru di Pekanbaru dan Pontianak mulai beroperasi pada kuartal IV-2026.

“Terus meningkatnya kapasitas produksi dan distribusi Perseroan telah semakin memperkuat daya saing CLEO di industri AMDK di Tanah Air,” imbuh Melisa.

 

Selain memperluas kapasitas produksi dan jaringan distribusi, CLEO juga akan memperkaya portofolio produknya melalui pengembangan inovasi pada kuartal ini.

Bagi perseroan, inovasi menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan bisnis CLEO dan berperan dalam mendorong pertumbuhan kinerja perusahaan.

“Kami yakin, ekspansi dan inovasi yang terus dilakukan secara konsisten, dibarengi dengan upaya optimalisasi produksi yang dilakukan dengan gencar akan mengantarkan Perseroan pada pencapaian target pertumbuhan kinerja dobel digit yang telah ditetapkan,” tutup Melisa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×