kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 17.911   -17,00   -0,09%
  • IDX 6.193   74,07   1,21%
  • KOMPAS100 796   7,84   0,99%
  • LQ45 608   4,93   0,82%
  • ISSI 217   4,59   2,15%
  • IDX30 337   1,37   0,41%
  • IDXHIDIV20 431   1,76   0,41%
  • IDX80 91   0,94   1,05%
  • IDXV30 118   1,35   1,16%
  • IDXQ30 110   0,20   0,18%

Cost reimbursement berlaku, percepatan investasi panas bumi perlu dilakukan


Minggu, 23 Agustus 2020 / 17:41 WIB
ILUSTRASI. Pengembangan panas bumi perlu dilakukan seiring adanya rencana pemberian insentif untuk pengembang.


Reporter: Dimas Andi | Editor: Khomarul Hidayat

Mengutip draf Rancangan Perpres Pembelian Tenaga Listrik EBT yang didapatkan Kontan, di pasal 20 ayat 1 disebut bahwa salah satu dukungan pemerintah adalah dengan memberikan insentif fiskal berupa kompensasi biaya eksplorasi panas bumi.

Lebih lanjut, pasal 31 ayat 1 menyebutkan, pemerintah dapat memberikan kompensasi biaya eksplorasi dan pengembangan infrastruktur kepada pemehang Izin Panas Bumi (IPB), pemegang kuasa pengusahaan sumber daya panas bumi dan/atau pemegang kontrak operasi bersama pengusahaan sumber daya panas bumi.

Pasal berikutnya menyatakan pemberian kompensasi berupa sejumlah dana atas kegiatan eksplorasi dan pengembangan infrastruktur diberikan setelah beroperasi secara komersial atau Commercial Operation Date (COD).

Baca Juga: Menteri ESDM soroti pengembangan bioenergi dan energi samudera dalam pemanfaatan EBT

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×