kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

CSIS: HET beras harus seimbang di stakeholder


Kamis, 07 September 2017 / 14:10 WIB


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - Centre for Strategic and International Studies (CSIS) mengadakan seminar publik bertajuk "Mencari Kebijakan Beras yang Seimbang". Seminar ini dibagi dalam dua sesi, yakni menimbang untung rugi penetapan harga eceran tertinggi beras dan sesi kedua bertena opsi-opsi kebijakan stabilisasi harga beras.

Dalam sambutannya Yose Rizal Damuri, Ketua Departemen Ekonomi CSIS berharap dengan adanya seminar ini mampu memberikan pandangan seperti apa konsekuensi serta manfaat Harga Eceran Tertinggi (HET) beras.

"Kebijakan menganai beras harus diformalisasikan dengan tepat. Kebijakan harus seimbang bagi seluruh stakeholder. Dari penetapan kebijakan itu, kita juga bisa melihat seperti apa konsekuensi dan manfaatnya," tutur Yose.

Seminar publik ini mengahadirkan Ninuk Rahatuningrum, Direktur Barang Kebutuhan Pook dab Barang Penting, Kementerian Perdaganganan (Kemdag), Mulyadu Hediawan, Sekretarus Badan Ketahanan Pangan (BKP), Brigjen (Pol) Agung Setya Imam Effendi, Wakil Ketua Satgas Pangan, Bagyu Krisnamurthi, Ketua Umum Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (Perhepu) dab Sukarti Bujung, Direktur Utama PT Buyung Poetra Sembada.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×