kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Cuaca buruk mengancam produksi gandum di China dan AS


Jumat, 01 April 2011 / 11:57 WIB
Cuaca buruk mengancam produksi gandum di China dan AS
ILUSTRASI. Pesawat militer Rusia. Rusia tuduh AS telah melanggar perjanjian mata-mata Open Skies. Alexander Zemlianichenko/Pool via REUTERS


Sumber: Bloomberg | Editor: Rizki Caturini

SINGAPURA. British Wheather Services menyatakan, panen gandum di China, sebagai konsumen gandum terbesar dan panen di AS sebagai negara produsen gandum terbesar, sedang menghadapi masalah serius akibat gagal panen yang mengancam, jika La Nina terus berlangsung.

Akibatnya, harga gandum kemarin sempat melompat 5%, walaupun Departemen Pertanian As memprediksi area tertanam AS tahun ini naik 8,2% dari tahun sebelumnya, yakni menjadi 23,5 juta hektare (ha).

Namun, hari ini harga Gandum untuk pengiriman Mei 2011 turun 0,8% menjadi US$ 7,57 per bushel pada pukul 11:24 waktu setempat. "Cuaca menjadi kuncinya. Walaupun area tertanam meningkat, tidak serta merta bisa meningkatkan produksi," kata Sudakshina Unnikrishnan, analis Barclays Capital.








Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×