kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Daging impor berlebih akan dikembalikan ke negara asal


Kamis, 03 Maret 2011 / 15:45 WIB
ILUSTRASI.


Reporter: Herlina KD | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Kisruh daging sapi impor ilegal segera menemukan titik cerah. Kementerian Pertanian (Kementan) memutuskan daging impor ilegal itu akan dikembalikan ke negara asal atawa direkspor. Namun, belum jelas kapan pelaksanaan reekspor tersebut.

Sekadar mengingatkan, Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan menahan 62 kontainer daging sapi impor pada akhir Januari lalu di Pelabuhan Tanjung Priok. Setiap kontainer berisi sekitar 20 ton daging sapi beku. Dari seluruh kontainer itu, 51 di antaranya tidak memiliki Surat Pemberitahuan Pemasukan (SPP). "Daging yang tidak memiliki SPP akan kami kembali ke negara asal, seperti Australia dan Selandia Baru," ujar Prabowo, Kamis (3/3).

Untuk reekspor itu akan dilakukan oleh importirnya masing-masing. Tercatat ada empat perusahaan yang terlibat. Sayangnya, Prabowo menolak menyebutkan nama perusahaan itu. "Yang pasti, Bea Cukai akan memilah-milah daging itu sehingga bisa dikembalikan sesuai dengan negara asal," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×