kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Dahlan Iskan: Ada enam pembangkit untuk Sumatera


Selasa, 22 Oktober 2013 / 14:28 WIB
Dahlan Iskan: Ada enam pembangkit untuk Sumatera
ILUSTRASI. Live-Action One-Punch Akan Dikerjakan Oleh Sutradara Dibalik Film Fast and Furious


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyatakan, setidaknya ada enam pembangkit listrik yang akan dibangun sampai dengan lima tahun ke depan.

Ia mengklaim, keenam pembangkit tersebut bisa memenuhi kebutuhan listrik di Sumatera. Namun, ia mengakui kebutuhan listrik bakal terus bertambah.

Sehingga, mau tak mau harus ada perencanaan pembangunan pembangkit listrik mulai dari sekarang. "Listrik itu tahun ini cukup, tahun depan bisa enggak cukup. Medan saja pertumbuhan kebutuhan listriknya 100 megawatt. Berarti harus bangun yang baru," kata Dahlan di Jakarta, Senin (21/10) malam.

Ia menuturkan, pembangkit listrik Sarulla paling cepat selesai dibangun dalam dua tahun ke depan. Pembangkit listrik di Asahan 3, bakal rampung tiga tahun mendatang.

Sementara itu, pembangkit listrik di Takengon bakal beroperasi dua tahun lagi. Sedangkan pembangkit listrik pangkalan susu rampung tahun depan. "Teluk Sirih paling lama 6 bulan lagi, Meulaboh paling lama 6 bulan lagi," sebut Dahlan.

Meskipun pembangkit listrik itu bakal beroperasi dalam tempo kurang dari lima tahun, namun Dahlan bilang, mungkin belum bisa mencukupi. Ia menambahkan, paling tidak ada tambahan pangkalan susu.

Dahlan memastikan, perencanaan pembangunan pembangkit listrik harus disusun dengan baik. "Tidak hanya teknis, tetapi apakah izin dikeluarkan tidak, pendanaannya siap tidak. Karena (proyek) itu triliunan semua," katanya. (Estu Suryowati/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×