kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.485   -45,00   -0,26%
  • IDX 6.746   -113,34   -1,65%
  • KOMPAS100 898   -18,20   -1,99%
  • LQ45 660   -10,14   -1,51%
  • ISSI 244   -3,72   -1,50%
  • IDX30 373   -4,24   -1,13%
  • IDXHIDIV20 456   -5,60   -1,21%
  • IDX80 102   -1,70   -1,63%
  • IDXV30 130   -1,66   -1,26%
  • IDXQ30 119   -1,18   -0,98%

Realisasi Program Cek Segitiga Dexa Group Selama 3 Tahun


Rabu, 13 Mei 2026 / 13:25 WIB
Realisasi Program Cek Segitiga Dexa Group Selama 3 Tahun
ILUSTRASI. Dexa Medica kembali menghadirkan Program Cek Segitiga (Dok/Dexa Medika)


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dexa Group terus memperluas akses masyarakat terhadap deteksi dini dan edukasi kesehatan melalui program Cek Segitiga, cek kesehatan gratis. Memasuki tahun ketiga pelaksanaannya melalui Dharma Dexa, program ini telah menjangkau lebih dari 12.000 warga di berbagai kota di Indonesia.

Direktur Utama PT Dexa Medica, V. Hery Sutanto, menyebut program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong pendekatan promotif dan preventif di bidang kesehatan.

“Program ini telah memasuki tahun ketiga dan menjangkau lebih dari 12 ribu masyarakat. Kami ingin mendorong kesadaran bahwa menjaga kesehatan dimulai dari langkah sederhana, salah satunya pemeriksaan rutin,” kata Hery dalam keterangannya, Rabu (13/5/2026)

Menurut dia, deteksi dini penting untuk menjadi kebiasaan agar potensi risiko kesehatan dapat ditangani lebih cepat dan tepat. Dexa Group juga berkomitmen memperluas jangkauan program ke lebih banyak daerah.

Baca Juga: Dexa Perluas Program Cek Kesehatan

Teranyar, kegiatan tersebut dilaksanan di GOR Saparua-Bandung. Dexa Group bersama RS Santo Yusup menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi 602 warga. Hasilnya, 67,8% peserta teridentifikasi memiliki potensi risiko kesehatan tinggi.

Dari pemeriksaan tersebut, 44,9% peserta terdeteksi hipertensi, 37,2% memiliki kolesterol tinggi, dan 8,6% terindikasi diabetes. Temuan ini menegaskan masih tingginya risiko penyakit tidak menular di masyarakat, yang kerap tidak disadari sebelum dilakukan pemeriksaan.

Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan ini juga dikemas dengan olahraga komunitas, edukasi kesehatan, dan games interaktif untuk mendorong perubahan perilaku hidup sehat secara lebih dekat dengan keseharian masyarakat.

Dokter RS Santo Yusup, Sriyani, mengatakan banyak peserta tidak menyadari kondisi kesehatannya hingga dilakukan pemeriksaan. “Banyak peserta merasa dirinya sehat, tetapi setelah diperiksa ternyata memiliki tekanan darah atau kolesterol yang cukup tinggi. Karena itu, deteksi dini sangat penting agar risiko penyakit bisa dicegah lebih awal,” ujarnya.

Baca Juga: BPOM Ungkap Risiko Keterbatasan Pasokan Obat akibat Konflik Geopolitik Global

Ia menambahkan, pola hidup modern turut berpengaruh terhadap meningkatnya risiko penyakit, mulai dari kurang olahraga hingga pola makan tidak sehat.

Program Cek Sgitiga merupakan bagian dari perjalanan panjang Dexa Medica melalui OGB Merah yang telah hadir sejak 1991 sebagai obat generik berlogo terjangkau. Melalui Cek Kesehatan Gratis, komitmen tersebut diperluas dalam bentuk edukasi dan deteksi dini kesehatan masyarakat.

Melalui program Cek Segitiga, Dexa Group menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini, pemeriksaan kesehatan berkala, serta penerapan gaya hidup sehat di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×