kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Dalam dua hari, harga gandum telah naik 3,2% menjadi US$ 7,83 per gantang


Jumat, 14 Januari 2011 / 11:51 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Rizki Caturini

CHICAGO. Harga gandum masih terus melanjutkan reli dalam lima minggu ini. Departemen Pertanian AS kemarin mengatakan, bahwa persediaan komoditas domestik pada akhir Mei 2011 akan turun 818 juta gantang.

Prediksi angka penurunan stok komoditas pangan ini turun 4,7% dari estimasi bulan lalu. Pemerintah AS juga menaikkan prodeksi ekspor komoditas AS akan naik 4% dari Desember 2010. Sebab, kebutuhan komoditas AS meningkat setelah pasokan dari Rusia dan Asutralia turun akibat banjir yang membuat ekspor negara tersebut merosot.

"Semua kondisi komoditas dunia relatif ketat. Hal itu cukup membuat harga gandum menanjak," ujar Tomm Pfitzenmaier, rekan Summit Commodity Brokerage di Des Moines, Iowa.

Harga kontrak gandum untuk pengiriman Maret naik 13 sen, atau 1,7% ditutup diharga US$ 7,835 per gantang pada 13:15 waktu setempat di Chicago Board of Trade. Dalam dua hari, harga gandum naik 3,2%, tertinggi sejak 6 Desember 2010.



Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×