kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.930   -82,00   -0,46%
  • IDX 6.018   132,14   2,24%
  • KOMPAS100 800   25,11   3,24%
  • LQ45 604   17,00   2,90%
  • ISSI 207   5,85   2,91%
  • IDX30 344   9,29   2,78%
  • IDXHIDIV20 424   9,69   2,34%
  • IDX80 91   2,80   3,19%
  • IDXV30 114   3,44   3,12%
  • IDXQ30 111   2,55   2,36%

Danantara Sukses Raup US$ 1,5 Miliar dari Obligasi Global Perdana


Jumat, 12 Juni 2026 / 10:04 WIB
Danantara Sukses Raup US$ 1,5 Miliar dari Obligasi Global Perdana
ILUSTRASI. GEDUNG DANANTARA (KONTAN/Syamsul Ashar)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Anak usaha dana investasi negara Indonesia Danantara Investment Management berhasil menghimpun dana sebesar US$ 1,5 miliar melalui penerbitan obligasi global berdenominasi dolar AS perdana.

Tingginya minat investor membuat nilai penerbitan ditingkatkan sekaligus menurunkan tingkat imbal hasil (yield) final.

Baca Juga: Rencana Pengembangan Disetujui, Saka Energi Produksi Migas Ronggolawe 2029

Transaksi ini menjadi ujian penting bagi minat investor asing terhadap aset Indonesia di tengah kekhawatiran pasar mengenai pelemahan rupiah, kebijakan populis pemerintahan Prabowo Subianto, serta semakin besarnya peran Danantara dalam perekonomian nasional.

Berdasarkan dokumen term sheet yang diperoleh Reuters, Danantara Investment Management menerbitkan: Obligasi tenor 5 tahun senilai US$ 750 juta dan Obligasi tenor 10 tahun senilai US$ 750 juta.

Sebelumnya, perusahaan disebut hanya menargetkan penghimpunan dana sekitar US$ 1 miliar yang dibagi rata pada kedua tenor tersebut.

Baca Juga: Adopsi AI Tembus 92%, Pemerintah Siapkan Peta Jalan untuk Perkuat Daya Saing

Permintaan Tembus US$ 4,6 Miliar

Penawaran obligasi ini mendapat sambutan kuat dari investor global. Total pesanan (order book) tercatat melampaui US$ 4,6 miliar pada Kamis malam waktu Asia.

Tingginya permintaan tersebut memungkinkan Danantara memangkas yield final hingga 35 basis poin dibandingkan panduan harga awal.

Adapun rincian yield final yang ditetapkan adalah:

  • Obligasi 5 tahun: 5,35%
  • Obligasi 10 tahun: 5,95%

Baca Juga: Asperindo Ungkap Strategi Industri Pengiriman Barang Setelah Harga BBM Naik

Sementara indikasi awal sebelumnya berada di kisaran: 5,70% untuk tenor 5 tahun dan 6,30% untuk tenor 10 tahun.

Keberhasilan penurunan yield tersebut mencerminkan kepercayaan investor terhadap kualitas kredit penerbit dan prospek investasi Indonesia meskipun volatilitas pasar masih tinggi.

Terbit di Tengah Upaya Stabilisasi Rupiah

Penerbitan obligasi ini berlangsung hanya beberapa hari setelah Bank Indonesia secara mengejutkan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,50% pada Selasa (10/6).

Langkah tersebut diambil untuk menstabilkan rupiah setelah mata uang Indonesia sempat menyentuh rekor pelemahan baru terhadap dolar AS.

Keberhasilan penerbitan obligasi Danantara dapat menjadi sinyal bahwa investor global masih melihat peluang investasi menarik di Indonesia meski pasar tengah menghadapi tekanan nilai tukar dan ketidakpastian global.

Baca Juga: Harga Pertamax Melonjak, Asperindo: Biaya Transportasi Logistik Naik 50%

Dana untuk Investasi dan Refinancing

Menurut dokumen term sheet, dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk kebutuhan korporasi umum, termasuk: pembiayaan investasi dan refinancing atau pelunasan utang yang telah ada.

Obligasi tersebut dijadwalkan diterbitkan pada 18 Juni 2026 dalam kerangka program Global Medium-Term Note (GMTN) senilai US$ 5 miliar.

Danantara sendiri diluncurkan pada Februari 2025 dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.

Sejumlah bank internasional dan domestik yang bertindak sebagai joint bookrunner dan joint lead manager dalam transaksi ini antara lain: Citigroup, DBS Group, HSBC, Mandiri Sekuritas, dan Standard Chartered.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×