kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Danone Bawa Asia B Corp Summit 2026 ke Indonesia, Ini Fokus Utamanya


Selasa, 30 Juni 2026 / 22:36 WIB
Danone Bawa Asia B Corp Summit 2026 ke Indonesia, Ini Fokus Utamanya
ILUSTRASI. Asia B Corp Summit 2026 (Dok/Danone Indonesia)


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Danone Indonesia bersama B Lab dan B Market Builder (BMB) South East Asia menggelar Site Visit Asia B Corp Summit 2026 bertajuk "From Purpose to Impact: Advancing B Corp for Indonesia's Sustainable Future".

Forum ini menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan organisasi untuk memperkuat peran dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

Baca Juga: ITSEC Asia (CYBR) Perluas Lini Usaha ke AI dan Perangkat Lunak

Kegiatan yang berlangsung pada 25 Juni 2026 tersebut dihadiri perwakilan Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Perindustrian, APINDO, kalangan akademisi, serta para pemimpin global dari B Lab.

CEO Danone Indonesia Laurent Boissier mengatakan, sertifikasi B Corp bukanlah tujuan akhir bagi perusahaan, melainkan komitmen untuk terus menciptakan dampak positif melalui seluruh aktivitas bisnis.

"Bagi Danone Indonesia, menjadi B Corp berarti memastikan setiap keputusan bisnis memberikan manfaat tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi masyarakat dan lingkungan. Kami percaya tantangan keberlanjutan tidak dapat diselesaikan sendiri sehingga dibutuhkan kolaborasi lintas sektor," ujarnya melalui keterangan Senin (29/6/2026).

Sebagai perusahaan yang telah mengantongi sertifikasi B Corp untuk seluruh lini bisnisnya, Danone Indonesia mengintegrasikan prinsip keberlanjutan melalui strategi Danone Impact Journey yang bertumpu pada tiga pilar utama, yakni Health, Nature, serta People & Communities.

Baca Juga: ICE BSD Incar Peluang Pasar MICE di Tengah Target Kenaikan Devisa

Pada pilar Health, perusahaan berfokus menyediakan produk pangan dan minuman bernutrisi yang didukung riset berbasis sains, sekaligus menjalankan berbagai program edukasi gizi, hidrasi sehat, pemenuhan nutrisi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), pencegahan stunting, hingga kampanye Isi Piringku.

Di pilar Nature, Danone Indonesia memperkuat pengelolaan sumber daya air, konservasi daerah tangkapan air, rehabilitasi hutan, efisiensi energi, serta pengurangan emisi karbon.

Perusahaan juga terus mengembangkan ekonomi sirkular melalui gerakan #BijakBerplastik dengan memperluas pengumpulan dan daur ulang kemasan pascakonsumsi.

Sementara itu, pada pilar People & Communities, Danone Indonesia menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat, seperti pengembangan jaringan AQUA Home Service, pendampingan petani dalam praktik pertanian regeneratif, penguatan UMKM, hingga pemberdayaan pelaku ekonomi sirkular seperti bank sampah dan mitra daur ulang.

Di lingkungan internal, perusahaan juga mendorong terciptanya tempat kerja yang inklusif melalui peningkatan keberagaman, pengembangan talenta, serta kesehatan dan keselamatan kerja.

Baca Juga: Kementerian Lingkungan Hidup Perkuat Implementasi EPR untuk Percepat Ekonomi Sirkular

Komitmen tersebut mengantarkan Danone Indonesia menjadi perusahaan fast moving consumer goods (FMCG) pertama di Indonesia yang memperoleh sertifikasi B Corp sejak 2018 dengan B Impact Score sebesar 98,6, melampaui ambang batas sertifikasi sebesar 80 poin.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Pembangunan Berkelanjutan Kementerian PPN/Bappenas sekaligus Head of National SDGs Secretariat, Pungkas Bahjuri Ali, menegaskan bahwa dunia usaha memiliki peran penting dalam mempercepat pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Menurutnya, keberhasilan SDGs tidak hanya bergantung pada banyaknya program yang dijalankan, tetapi juga pada kemampuan seluruh pemangku kepentingan untuk mengubah cara pembangunan dilakukan melalui kolaborasi.

Sementara itu, Profesor University of Cambridge Christopher Marquis menyebut gerakan B Corp sebagai salah satu inisiatif bisnis paling berdampak karena tidak hanya menyediakan standar pengukuran keberlanjutan melalui B Impact Assessment, tetapi juga membangun komunitas perusahaan yang saling belajar dan berkembang bersama.

Senada, Co-Founder sekaligus Board Member B Lab, Bart Houlahan, menilai sertifikasi B Corp hanyalah titik awal.

Baca Juga: Kopi Kenangan Sebut IPO Masih Jadi Tujuan Perusahaan

Menurutnya, yang lebih penting adalah komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan praktik bisnis yang bertanggung jawab melalui kolaborasi dalam menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim dan kesenjangan sosial.

Ketua Umum APINDO, Shinta W. Kamdani, menambahkan bahwa keberlanjutan kini telah menjadi bagian dari strategi bisnis yang menentukan daya saing perusahaan.

Melalui penyelenggaraan Site Visit Asia B Corp Summit 2026, Danone Indonesia berharap kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat semakin kuat dalam mendorong transformasi menuju sistem ekonomi yang lebih inklusif, tangguh, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung pencapaian target SDGs Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×