Reporter: Vina Elvira | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) atau MR. DIY Indonesia menilai momentum ramadan dan lebaran 2026 menjadi salah satu pendorong kinerja sepanjang tahun. Untuk memaksimalkan kinerja di periode ini, Manajemen pun menyiapkan beberapa strategi dan program promosi menarik.
Presiden Direktur MR. DIY Indonesia, Edwin Cheah, menyampaikan bahwa Ramadan dan Lebaran merupakan periode penting bagi industri ritel. Namun, kekuatan utama perseroan tetap terletak pada fokus produk kebutuhan rumah tangga yang relevan sepanjang tahun.
Dengan demikian, fokus utama perusahaan tetap pada pertumbuhan yang berkelanjutan dan konsisten di sepanjang tahun.
“Kontribusi dari periode ini diharapkan dapat memberikan dorongan positif terhadap kinerja Perseroan, akan tetapi kami melihatnya sebagai salah satu faktor pendukung, bukan satu-satunya penentu kinerja tahunan,” ungkap Edwin, kepada Kontan.co.id, belum lama ini.
Baca Juga: Freeport Perpanjang Kontrak hingga 2061, RI Kantongi Tambahan Investasi US$ 20 Miliar
Memasuki Ramadan 2026, MDIY melihat adanya perubahan pola belanja konsumen. Aktivitas belanja dinilai cenderung dilakukan lebih awal dan terencana, seiring dengan sikap konsumen yang semakin selektif dalam mempertimbangkan kebutuhan, harga, dan manfaat produk.
Selain menghadirkan produk yang memang sudah terjangkau setiap hari, lanjut Edwin, Perseroan juga menghadirkan program promo Ramadan dan promo reguler lainnya seperti Hemat Mantul untuk berbagai produk yang relevan dengan kebutuhan keluarga, mulai dari perlengkapan sahur dan buka puasa, perlengkapan untuk mengisi waktu selama berpuasa, kebutuhan kebersihan rumah, hingga produk dekorasi dan pembaruan rumah untuk menyambut Lebaran.
“Pola ini mencerminkan perilaku konsumen yang semakin bijak dalam menjaga daya beli di tengah dinamika ekonomi. Dalam konteks ini, permintaan terhadap produk perlengkapan rumah tangga yang fungsional dan bernilai tetap terjaga,” jelasnya.
Dengan pola konsumsi tersebut, perseroan melihat permintaan terhadap produk rumah tangga yang fungsional dan bernilai tetap stabil di tengah dinamika ekonomi. Hal ini dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga performa bisnis, tidak hanya saat periode musiman, tetapi juga sepanjang tahun.
Dari sisi kontribusi terhadap kinerja tahunan, pencapaian selama Ramadan–Lebaran, Perseroan memandang periode ini sebagai penguat kinerja, bukan sebagai penopang utama.
Justru, fundamental bisnis yang solid, efisiensi operasional, serta relevansi produk sepanjang tahun dan kebutuhan rumah tangga tetap menjadi faktor kunci dalam mencapai kinerja yang berkelanjutan.
Baca Juga: Perpres Ojol Masih Dibahas, Maxim Harapkan Aturan Komisi Proporsional
Pasca Lebaran, Perseroan akan terus mencermati perkembangan daya beli konsumen secara berkelanjutan.
Terkait ekspansi, Perseroan akan tetap melanjutkan pembukaan toko baru secara selektif dan terukur setelah Lebaran, dengan mempertimbangkan potensi pasar, kesiapan operasional, serta kebutuhan konsumen di masing-masing wilayah.
“Tahun 2025 lalu kami berhasil membuka lebih dari 270 toko dan mencapai jumlah lebih dari 1.200 di seluruh Indonesia sehingga kami memiliki target serupa di tahun ini,” jelasnya.
Selanjutnya: FIFA dan Dewan Perdamaian Tarik Investasi untuk Rekonstruksi Gaza Melalui Sepak Bola
Menarik Dibaca: Jadwal Imsakiyah Kabupaten Banyuwangi Ramadan 2026 Lengkap
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)