Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PLN memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat guna mempercepat penyediaan listrik yang andal, merata, dan ramah lingkungan.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) terkait pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Gedung Sate, Bandung, Senin (18/5/2026).
Baca Juga: Dirjen Minerba: Produksi Batubara Tembus 229 Juta Ton per April 2026
Gubernur Dedi Mulyadi menegaskan, pembangunan sektor energi di Jawa Barat harus tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan lingkungan dan pemerataan akses listrik bagi masyarakat.
“Hari ini kita punya komitmen bahwa pembangunan energi di Jawa Barat harus berpegang teguh pada prinsip keberlangsungan ekologi. Selain itu, ketika Jawa Barat ikut menerangi Indonesia, maka tidak boleh ada warga Jawa Barat yang hidup tanpa akses listrik,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (19/5/2026).
Melalui kerja sama tersebut, Pemprov Jawa Barat dan PLN menargetkan seluruh wilayah di Jawa Barat sudah teraliri listrik paling lambat awal 2027.
“Kita targetkan mulai tahun ini hingga maksimal awal 2027 seluruh warga Jawa Barat sudah menikmati layanan listrik dari PLN,” kata Dedi.
Sementara itu, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyatakan, PLN siap mendukung penuh visi pemerataan energi yang diusung Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Baca Juga: Mentan Amran Ancam Cabut Izin Importir Kedelai yang Ambil Untung Berlebihan
“Hari ini PLN bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Kang Dedi Mulyadi bekerja sama dengan satu tujuan, yakni menghadirkan kesejahteraan masyarakat melalui listrik yang andal, merata, dan berkelanjutan,” ujar Darmawan.
Ia menambahkan, pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan harus tetap sejalan dengan agenda transisi energi nasional dan menjaga kelestarian lingkungan.
“PLN sepakat pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan harus selaras dengan keberlangsungan ekologi. Hari ini kita bekerja sama demi terangnya seluruh warga Jawa Barat,” tambahnya.
Sebagai tindak lanjut, kerja sama tersebut akan diimplementasikan melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) operasional dengan melibatkan PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah dan PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah guna mempercepat pelaksanaan proyek di lapangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













