kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.978   -35,00   -0,19%
  • IDX 5.886   141,46   2,46%
  • KOMPAS100 767   22,82   3,07%
  • LQ45 582   16,21   2,87%
  • ISSI 204   4,66   2,34%
  • IDX30 329   8,57   2,67%
  • IDXHIDIV20 405   10,19   2,58%
  • IDX80 87   2,36   2,78%
  • IDXV30 110   2,44   2,28%
  • IDXQ30 106   2,85   2,77%

Dian Swastatika Sentosa (DSSA) menanti rampungnya proyek PLTU di tahun ini


Selasa, 11 Februari 2020 / 19:10 WIB
ILUSTRASI. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Foto: Dok. Dian Swastatika Sentosa


Reporter: Dimas Andi | Editor: Tendi Mahadi

Tak hanya itu, portofolio pembangkit listrik yang dikelola DSSA juga semakin bertambah. Di luar kedua PLTU tadi, DSSA telah mengelola IPP PLTU Sumsel-5 yang berkapasitas 300 MW dan captive power plant di Tangerang, Serang, dan Karawang dengan kapasitas 300 MW.

Dengan demikian, kapasitas pembangkit listrik DSSA bisa meningkat hingga 900 MW jika diakumulasikan kapasitas dari IPP Kendari-3 dan IPP PLTU Kalteng-1.

Baca Juga: Meski belum berdampak, Adaro Energy dan Bumi Resources tetap waspadai virus corona

Susan melanjutkan, untuk sementara DSSA belum memiliki rencana pengembangan proyek pembangkit listrik lainnya dalam waktu dekat. "Tapi perusahaan tetap terbuka untuk mengkaji peluang-peluang bisnis baru," imbuh dia.

Namun begitu, perusahaan memiliki rencana diversifikasi bisnis melalui akuisisi tambang emas Ravenswood di Queensland, Australia.

Dalam berita sebelumnya, akuisisi tersebut dilakukan DSSA lewat cucu usahanya yakni Golden Investment II Lte Ltd yang membentuk perusahaan patungan bernama Mining Gold Group Ply Ltd (Topco) bersama Raven Gold Nominee Pty Ltd.

Baca Juga: Harga minyak kembali rebound setelah melemah sejak pekan lalu

Susan belum bisa bicara banyak mengenai perkembangan akuisisi tersebut. Yang pasti, proses tersebut masih berlangsung. Kinerja keuangan DSSA juga diharapkan akan positif begitu akuisisi tambang emas ini tuntas. "Kami akan memberikan keterbukaan informasi terkait perkembangan akuisisi itu," tutup dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×