kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.784.000   -30.000   -1,07%
  • USD/IDR 17.342   76,00   0,44%
  • IDX 7.081   8,24   0,12%
  • KOMPAS100 956   1,41   0,15%
  • LQ45 684   1,21   0,18%
  • ISSI 255   -0,15   -0,06%
  • IDX30 380   1,14   0,30%
  • IDXHIDIV20 465   1,85   0,40%
  • IDX80 107   0,15   0,14%
  • IDXV30 136   0,74   0,55%
  • IDXQ30 121   0,45   0,38%

DigiTiket wadah pesan tiket dan manajemen tempat wisata dalam satu platform


Jumat, 25 Juni 2021 / 16:17 WIB
ILUSTRASI. DigiTiket 


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Yudho Winarto

Selain menargetkan melebarkan sayap di Indonesia, DigiTiket juga berencana untuk mampu ekspansi go internasional. Namun rencana go internasional baru akan dilakukan pada 2023. Saat ini Rizqi ingin memaksimalkan market DigiTiket di domestik.

Baca Juga: Siap-siap! Tes acak untuk penumpang KRL berlaku di 6 stasiun mulai hari ini

Adapun untuk pengembangan layanan ke depan, Rizqi menjelaskan akan diluncurkan layanan Software as a service (SaaS) untuk manajemen tempat wisata. Melalui layanan tersebut DigiTiket ingin memberikan kemudahan manajemen ticketing tempat wisata yang memiliki keterbatasan modal.

"Jadi yang tempat wisata yang modalnya minim nggak bisa beli PC atau entrance gate kayak wisata gede, itu mereka cukup pakai tablet Android aja untuk mengelola tiket masuknya dan print out tiketnya pakai printer bluetooth tiketnya. Jadi lebih murah dan juga lebih mudah untuk pengelola wisata," ungkap Rizqi.

Adapun untuk pendanaan DigiTiket sejak tahun lalu sudah menerima pendanaan pre seed dari salah satu BUMN di Indonesia.

Saat ini DigiTiket tengah berkomunikasi dengan calon investor untuk pendanaan berikutnya. Sayang Rizqi belum dapat memberi bocoran terkait siapa nantinya investor yang akan masuk.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×