kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Dirut PLN: Silakan jika ESDM ambil alih tender


Senin, 30 Mei 2016 / 15:19 WIB


Reporter: Pratama Guitarra | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mempersilakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengambilalih kewenangan PLN dalam mengadakan kualifikasi tender pembangkit untuk megaproyek 35.000 megawatt (MW).

Pasalnya, Menteri ESDM Sudirman Said memiliki kewenangan dalam hal sektoral. Khususnya, dalam bidang ketenagalistrikan.

Direktur Utama PLN, Sofyan Basyir mengatakan, pihaknya tidak akan membantah kebijakan pemerintah, jika Kementerian ESDM akan mengambilalih proses kualifikasi tender lelang pembangkit.

“Silakan saja, Menteri ESDM (Sudirman Said) kan punya kewenangan. Mau tutup PLN juga silakan,” cetusnya di Kantor PLN Pusat, Senin (30/5).

Menurut Sofyan, apabila tender itu dilakukan oleh ESDM, tidak akan mengganggu kinerja PLN dalam hal pelayanan pasokan listrik ke masyarakat. 

“Kalau Menteri ESDM kewenangannnya sektoral. Dan Menteri BUMN (Rini Soemarno) punya kewenangan dari segi koorporasi. Jadi, kalau ditanya seperti itu (ambil alih tender), ya silakan saja,” ungkap Sofyan.

Namun, PLN tetap kukuh, tahun ini bisa melakukan kualifikasi tender sebanyak 17.000 MW. “Bisa (selesai tender). Desember lalu saja bisa booking 8.000 MW,” tandas Sofyan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×