kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.977   64,00   0,36%
  • IDX 5.689   45,52   0,81%
  • KOMPAS100 735   7,43   1,02%
  • LQ45 558   5,16   0,93%
  • ISSI 198   1,26   0,64%
  • IDX30 316   2,18   0,69%
  • IDXHIDIV20 390   0,29   0,07%
  • IDX80 84   0,79   0,95%
  • IDXV30 106   -0,25   -0,24%
  • IDXQ30 102   0,33   0,32%

Distributor alat berat optimis menggali penjualan tahun ini


Senin, 12 Februari 2018 / 18:11 WIB
ILUSTRASI.


Reporter: Petrus Dabu | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Intraco Penta Prima Servis menargetkan penjualan alat berat pada 2018 ini tumbuh 40% dibandingkan realisasi tahun 2017 lalu.

PT Intraco Penta Prima Servis merupakan anak usaha INTA Group adalah pemegang merek Volvo Construction Equipment dan SDLG untuk wilayah Kalimantan, Sulawesi dan Maluku.

“Penjualan alat berat merek Volvo CE dan SDLG akhir 2017 sekitar Rp 1,7 triliun (belum audit). Lalu, target penjualan 2018 akan tumbuh sekitar 40%,”ujar George Setiadi, Managing Director PT Intraco Penta Prima Servis kepada Kontan.co.id, Senin (12/2).

Menurutnya, pertumbuhan penjualan yang signifikan ini didorong oleh menggeliatnya aktivitas di sektor pertambangan dan infrastruktur.

Distributor alat berat lainnya yaitu PT United Tractors Tbk (UNTR) juga menargetkan pertumbuhan positif pada 2018 ini “Target penjualan naik sekitar 10% dari pencapaian 2017, tetapi angka 2017 tunggu finalisasi dari auditor,” ujar Sara K. Loebis, Sekretaris Perusahaan UNTR kepada Kontan.co.id.

Sara mengatakan, pertumbuhan penjualan yang cukup tinggi terutama karena kenaikan kegiatan di sektor pertambangan batubara. “Tetapi sektor lain seperti konstruksi dan perkebunan juga menunjukkan peningkatan kebutuhan alat berat,” ujarnya.

Berdasarkan publikasi United Tractor, sepanjang Januari-November 2017 lalu, penjualan alat berat merek Komatsu UNTR mencapai 3.467 unit, naik 73,18% secara tahunan atau year on year (yoy). Sebanyak 50% penjualan untuk sektor pertambangan sebesar 23%, konstruksi,15% perkebunan dan kehutanan sebesar 12%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×