kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Ditjen Perhubungan Udara: Aktivitas balon udara semakin turun


Senin, 25 Juni 2018 / 18:28 WIB
Ditjen Perhubungan Udara: Aktivitas balon udara semakin turun
ILUSTRASI. FESTIVAL BALON UDARA PONOROGO


Reporter: Puspita Saraswati | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Udara mengklaim masa angkutan lebaran 2018 berjalan aman dan lancar. Selama masa angkutan Lebaran 2018 ini, terdapat 13 maskapai berjadwal yang beroperasi mengerahkan armadanya dengan total sebanyak 538 pesawat.  

Terutama menyangkut tradisi menerbangkan balon udara yang bisa membahayakan lalu lintas penerbangan.

“Dan dengan usaha sosialisasi yang gencar lewat berbagai media dan sarana lain seperti festival balon udara di Wonosobo, Ponorogo dan Pekalongan serta adanya penindakan dan sweeping bekerjasama dengan AirNav dan Kepolisian, jumlah laporannya semakin hari semakin menurun,” ungkap Agus Santoso, Dirjen Perhubungan Udara dalam keterangan tertulis yang diterima Kontan.co.id, Senin (25/6).

Sebelumnya, pada tanggal 14 - 22 Juni 2018 terdapat laporan pilot (pilot report) terkait balon udara sebanyak 106 laporan. Lokasinya tersebar di atas wilayah udara Ponorogo, Pekalongan, Wonosobo, Kebumen, Batang dan Ambarawa.

Ketinggian balon udara bervariasi sampai dengan 38.000 ft. Untuk itu Airnav Indonesia sudah menerbitkan 5 NOTAM terkait adanya kegiatan aktivitas balon udara di wilayah tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×