kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.024.000   -25.000   -0,82%
  • USD/IDR 16.960   17,00   0,10%
  • IDX 7.586   -124,85   -1,62%
  • KOMPAS100 1.060   -17,16   -1,59%
  • LQ45 776   -11,77   -1,49%
  • ISSI 267   -5,67   -2,08%
  • IDX30 410   -8,94   -2,13%
  • IDXHIDIV20 507   -8,43   -1,64%
  • IDX80 119   -2,14   -1,77%
  • IDXV30 137   -1,76   -1,26%
  • IDXQ30 133   -2,57   -1,90%

Dongkrak Penjualan Ramadan-Lebaran 2026, TRIS Andalkan Merek JOBB dan Jack Nicklaus


Jumat, 06 Maret 2026 / 19:13 WIB
Dongkrak Penjualan Ramadan-Lebaran 2026, TRIS Andalkan Merek JOBB dan Jack Nicklaus


Reporter: Vina Elvira | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Trisula International Tbk (TRIS) melihat momentum pertumbuhan positif pada periode Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 2026 bagi penjualan ritel perseroan. 

Direktur Utama TRIS, Widjaya Djohan mengatakan, tren penjualan ritel pada awal Ramadan tahun ini menunjukkan peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya. Namun secara musiman, penjualan biasanya akan mulai melandai mendekati hari Lebaran.

“Secara historis, momen Lebaran memberikan dampak positif bagi industri tekstil khususnya untuk produk-produk retail,” ungkap Widjaya, kepada Kontan.co.id, Jumat (6/3). 

Meski demikian, TRIS melihat adanya perubahan tren konsumsi pakaian saat Lebaran dalam beberapa tahun terakhir. Jika sebelumnya masyarakat lebih banyak memilih busana khas seperti baju koko, kini preferensi konsumen menjadi lebih beragam.

Hal ini tidak lepas dari pola liburan masyarakat setelah Idulfitri. Libur panjang pasca Lebaran mendorong konsumen mencari berbagai jenis pakaian untuk kebutuhan perjalanan maupun aktivitas selama masa liburan.

Baca Juga: Pelaku Usaha Proyeksikan Transaksi Belanja di Mal Meningkat 15% Hingga Akhir Lebaran

“Karena setelah Lebaran biasanya ada libur panjang, konsumen membutuhkan pakaian yang berbeda untuk kegiatan liburan tersebut. Ini menciptakan peluang tambahan bagi industri ritel,” jelasnya.

Dari sisi produk, dua brand ritel miliknya, yakni JOBB dan Jack Nicklaus akan menjadi motor utama penjualan selama momentum Lebaran tahun ini.

Ketika ditanya terkait target pertumbuhan di periode Hari Raya, Ia menyebutkan perseroan membidik  penjualan yang stabil pada segmen ritel selama periode Ramadan dan Idulfitri.

“Untuk tahun ini, TRIS tetap optimis bahwa segmen ritel masih akan memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan kinerja Perseroan. Optimisme ini didukung oleh tren permintaan yang masih terjaga, strategi penguatan merek dan kanal distribusi,” katanya. 

Di sisi lain, segmen pasar yang disasar TRIS juga dinilai relatif stabil. Produk ritel perseroan lebih menyasar konsumen kelas menengah ke atas, sehingga memiliki basis pasar tersendiri.

Untuk memaksimalkan permintaan pada Ramadan dan Lebaran, TRIS terus berupaya mengoptimalkan penjualan produk ritel, di antaranya dengan memanfaatkan channel-channel penjualan yang dimiliki Perusahaan melalui JOBB dan Jack Nicklaus. Saat ini, TRIS memiliki 211 titik penjualan atau point of sales (POS) untuk brand JOBB dan Jack Nicklaus.

Perseroan juga terus melakukan evaluasi terhadap produktivitas setiap POS guna memastikan efisiensi operasional tetap terjaga.

Selain itu, TRIS juga meluncurkan produk-produk baru untuk memenuhi permintaan selama bulan Ramadan dan Lebaran, serta menawarkan penawaran berupa promo atau diskon untuk membantu meningkatkan penjualan.

Di sisi lain, kanal penjualan digital  turut dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan pasar. TRIS gencar menawarkan berbagai promo menarik melalui kanal online, baik melalui situs Yukshopping.com maupun platform e-commerce.

Ke depan, Manajemen memproyeksikan kinerja perusahaan pada 2026 masih memiliki peluang pertumbuhan yang baik, meskipun kondisi pasar dinilai semakin selektif.

Widjaya mengatakan, permintaan global diperkirakan pulih secara bertahap, khususnya dari segmen pelanggan yang menekankan konsistensi kualitas, fleksibilitas produksi, serta kemampuan multi-skill dalam proses manufaktur.

“Selain itu, kami juga melihat perkembangan positif dari peningkatan order dan pengembangan produk baru dari pelanggan eksisting, serta kontribusi dari pelanggan baru yang telah berhasil kami akuisisi untuk pasar Amerika Serikat dan Singapura,”  tandasnya. 

Baca Juga: Dorong Ekspansi 2026, Ford RMA Indonesia Luncurkan Ford Experience Center di Jakarta

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×