kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

DPR Setujui Anggaran Revitalisasi Pabrik Gula Rp 105 Miliar


Rabu, 19 Mei 2010 / 15:33 WIB


Reporter: Herlina KD |

JAKARTA. Untuk mendukung program revitalisasi pabrik gula, Kementerian Perindustrian mengusulkan anggaran sebesar Rp 265 miliar dalam rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara perubahan (APBN P 2010). Hanya saja, dari total anggaran itu, hanya sebesar Rp 105 miliar yang disetujui oleh DPR. Nilai ini hanya sekitar 39,62% dari total anggaran yang diajukan.

Menurut Wakil Menteri Perindustrian Alex Retraubun, usulan anggaran yang disetujui sebesar Rp 105 miliar ini akan digunakan untuk bagi perbaikan fasilitas mesin peralatan produksi PT Barata Indonesia dan PT Boma Bisma Indra (PT BBI).

"Ini akan menjadi stimulus untuk program riil revitalisasi indsutri gula. dan itu telah kita sepakati tadi bersama DPR," kata Alex seusai rapat kerja dengan komisi VI DPR RI, Rabu (19/5).

Seperti diketahui, pemerintah manargetkan swasembada gula pada tahun 2014 nanti dengan target produksi gula nasional sebesar 5,7 juta ton. Untuk mewujudkannya, maka pemerintah melakukan program restrukturisasi pabrik gula dan membangun pabrik gula baru. Setidaknya dibutuhkan sekitar 15 pabrik gula baru. Total kebutuhan lahan untuk pabrik gula ini sekitar 300.000 hektar - 500.000 hektar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×