kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Duh, turis Australia cuma tahu Bali saja


Kamis, 03 September 2015 / 22:55 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara, Indonesia memiliki tantangan dalam melakukan promosi destinasi wisata. Salah satunya adalah mempromosikan destinasi selain Bali.

"Salah satu tantangan untuk Kementerian Pariwisata Indonesia. Selama ini wisatawan Australia hanya tahu destinasi Bali. Tapi belum tahu destinasi lain," kata Manager Singapore & Indonesia Tourism Australia, Brent Anderson kepada KompasTravel usai acara "Partnership Signing Ceremony PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. dengan Tourism Australia" di Gedung Ikatan Istri Karyawan Garuda Indonesia, Jakarta, Kamis (3/9).

Brent menuturkan wisatawan Australia menyukai destinasi pantai di Indonesia. Ia pun mengatakan wisatawan Australia gemar berjemur di bawah sinar matahari. "Wisatawan Australia itu suka petualangan. Suka hal-hal mencoba hal-hal yang baru," katanya.

Secara letak geografis, Brent yakin masih banyak destinasi-destinasi wisata yang dapat dieskplor oleh para wisatawan di Indonesia. Ia beralasan Indonesia adalah negara tropis yang kaya akan potensi alam. "Makanan Indonesia juga menarik bagi wisatawan Australia. Rasa-rasa pedasnya. Seperti saya, suka sate ayam," ujarnya.

Di samping tantangan dan peluang pengembangan pariwisata Indonesia, Brant turut mengapresiasi langkah Kementerian Pariwisata melakukan promosi. Kementerian Pariwisata dianggap berhasil mempromosikan Kota Jakarta. "Kementerian Pariwisata sudah bagus promosi kota Jakarta sebagai Kota Metropolitan dan fashion," katanya.

Sebelumnya, Garuda Indonesia dan Tourism Australia melakukan kerja sama dalam mengembangkan pariwisata. Tourism Australia akan membantu mempromosikan destinasi-destinasi non Bali seperti Manado, Lombok, Sumbawa Besar, Banyuwangi, dan Bandung yang rute penerbangan dilayani oleh Garuda Indonesia.(Wahyu Adityo Prodjo).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×