kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Dukung pelaku startup, LINK luncurkan First Academy


Jumat, 21 Februari 2020 / 23:14 WIB
ILUSTRASI. Marlo Budiman, Presiden Direktur & CEO PT Link Net Tbk (tengah) di sesi acara First Academy. Acara ini juga dihadiri oleh Purnomo Yustianto, ST MT, Kepala Bidang Aplikasi Informatika Diskominfo Jawa Barat (ketiga dari kanan) dan Faiz Rahman, S. STP, Kabag


Reporter: | Editor: Yudho Winarto

Kegiatan ini diselenggarakan lantaran startup sedang memasuki masa perkembangan yang cepat, di mana berdasarkan situs Startup Ranking per 21 Maret 2019, jumlah startup di Indonesia mencapai 2.074 dan menempatkan Indonesia di posisi kelima sebagai negara dengan startup terbanyak di dunia.

Melihat tren yang ada, Marlo menjelaskan, First Academy sebagai knowledge incubatory startup memiliki misi untuk mengembangkan dan membangun ekosistem pengembangan sumber daya manusia Indonesia.

Baca Juga: Akuisisi Link Net (LINK), MNC Vision (IPTV) Bidik Kenaikan Pendapatan Dua Kali Lipat

Adapun, Bandung dipilih menjadi tempat penyelenggaraan pertama First Academy karena dijuluki sebagai kota kreatif dan merupakan salah satu kota yang banyak melahirkan perusahaan startup di Indonesia.

Berdasarkan data dari Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia (MIKTI) tahun 2018, Jawa Barat memiliki 44 startup dan jumlah ini akan terus meningkat, hal ini karena perhatian pemerintah Jawa Barat yang ingin fokus mengembangkan startup.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×