kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.017   -71,00   -0,39%
  • IDX 6.077   35,47   0,59%
  • KOMPAS100 799   8,74   1,11%
  • LQ45 606   6,49   1,08%
  • ISSI 210   0,14   0,07%
  • IDX30 342   3,30   0,97%
  • IDXHIDIV20 426   3,30   0,78%
  • IDX80 91   1,03   1,14%
  • IDXV30 117   1,17   1,02%
  • IDXQ30 110   0,95   0,87%

Edhy Prabowo sebut ada 725.000 ton cold storage tersedia di 6 provinsi


Senin, 06 April 2020 / 17:04 WIB
ILUSTRASI. Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyampaikan pidato saat Rakornas KKP di Jakarta, Rabu (4/12/2019). Rakornas yang mengambil tema 'Mewujudkan Indonesia Maju Melalui Sektor KP' itu untuk menghasilkan Rencana Strategis KKP 2020-2024.


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

"Kita sudah siap untuk membeli ikan. Siapapun yang akan membeli ikan nelayan kita, tetap dia akan butuh cold storage," ujar Edhy.

Sebelumnya, Edhy memang menyebutkan sedang melakukan pendataan atas cold storage yang ada sebagai salah satu upaya menyerap produksi perikanan, khususnya perikanan budidaya.

Baca Juga: Elnusa berupaya pertahankan kinerja di tengah pandemi corona

Pasalnya, potensi panen perikanan budidaya masih besar pada April hingga Juni, sementara penyerapan ikan mengalami penurunan karena aktivitas yang terhenti.

Sementara itu, Edhy juga berharap adanya peran BUMN yang bergerak di sektor pangan hingga perikanan yang bisa menyerap ikan dari nelayan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×