kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Edward Setiawan Joesoef: Ini kesempatan mendapat perusahaan dengan harga murah


Kamis, 28 Mei 2020 / 10:35 WIB
Edward Setiawan Joesoef: Ini kesempatan mendapat perusahaan dengan harga murah
ILUSTRASI.


Reporter: Markus Sumartomdjon | Editor: Markus Sumartomjon

SELANJUTNYA >>>

Sejatinya, ini menjadi peluang positif bagi perusahaan manapun termasuk Konimex untuk melihat-lihat peluang dan kalau cocok, bisa langsung mengakuisisi si perusahaan yang bersangkutan. Namun, menurut Edward, Konimex tidak akan masuk ke perusahaan yang sudah kolaps atau bakal bangkrut karena kemungkinan si perusahaan untuk bangkit terbilang berat.

Sekali lagi, ia akan melihat sisi potensi yang masih ada dari si perusahaan tersebut. Yang paling memungkiinkan adalah kalau nilai si perusahaan tersebut kesulitan dari sisi keuangannya dan nilai si perusahaan bisa terdiskon hingga 40%. Sedangkan untuk perusahaan yang menuju kolaps, biasanya nilai sudah terpangkas hingga 90%.

Makanya, setelah gagal mengakuisi perusahaan asing, Konimex pun kini mengarahkan perhatian ke perusahaan-perusahaan lokal di bidang yang sama dilakoni Konimex. Beberapa perusahaan sudah Konimex perhatikan situasinya. Perusahaan tersebut masih berada di pulau Jawa. “Sebetulnya ini kesempatan bagus untuk masuk ke perusahaan yang mengalami kondisi sulit,” tuturnya.

Sayang Edward tidak memberitahu identitas dari perusahaan-perusahaan yang menjadi incaran Konimex. Yang jelas, meski berlangsung pandemi, Edward menargetkan laju bisnis Konimex Group masih bisa tumbuh positif. Ia targetkan pertumbuhan bisnisnya bisa mencapai dobel digit sampai akhir tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×