kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Efek Covid-19, tren konsumen properti berubah dan prioritaskan aspek kesehatan


Selasa, 23 Juni 2020 / 07:15 WIB


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

“Kunci dalam menjalankan aktivitas adalah sehat dan Podomoro Park menerapkan ini di semua lini huniannya. Pertama adanya ruang terbuka hijau dengan rimbunnya pepohonan, danau megah sepanjang 1 km, udara yang masih segar, dan pemandangan pegunungan Bandung Selatan,” ungkap Tedi.

Tedi mengatakan, rumah sehat Podomoro Park menjadi benchmark bagi pengembangan properti lain, terutama di Bandung. Setiap rumah sehat Podomoro Park dan beragam fasilitas pendukungnya sudah dirancang secara komprehensif sehingga telah sangat memenuhi seluruh aspek kehidupan penghuninya.

Sebagai rumah sehat yang nyaman ditinggali, Podomoro Park Bandung juga bernilai investasi yang prospektif karena dikembangkan di lokasi strategis sebagai sunrise property. Aksesibilitas juga mudah dijangkau, terhitung hanya 2 km dari gerbang tol Buahbatu.

Baca Juga: Penurunan bunga perbankan bisa mendorong pertumbuhan kinerja properti

Apalagi, ke depan akan dibangun stasiun LRT di depan kawasan Podomoro Park Bandung yang terkoneksi dengan kereta cepat Jakarta-Bandung. “Fasilitas yang ada di rumah sehat akan mendukung gaya hidup yang aktif dan sehat,” kata Tedy.

Disampaikan Yayat, kualitas hidup dan kualitas kesehatan merupakan prioritas nomor satu masyarakat menengah ke atas sehingga tren konsumen ke depan dalam memilih hunian juga akan lebih cermat.

“Bukan bertanya pada berapa harganya, tapi lebih bertanya mengenai faktor kesehatan, keamanan, dan kualitas hidup,” tambah Yayat.

Wilayah Bandung bagi Yayat merupakan salah satu target wilayah konsumen saat ini. Bandung Utara dan Bandung Selatan memiliki kualitas udara yang baik, ketenangan, dan lingkungan yang asri.

“Jadi potensi industri properti di Bandung cukup bagus. Selama demand-nya masih tinggi, suplainya masih cukup. Saya kira tren kebutuhannya akan semakin meningkat. Apalagi pada kelompok milenial,” ujar Yayat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×