kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Efisiensi Energi Dapur Dinilai Jadi Kunci Tekan Pengeluaran Rumah Tangga


Sabtu, 11 April 2026 / 22:54 WIB
Efisiensi Energi Dapur Dinilai Jadi Kunci Tekan Pengeluaran Rumah Tangga
ILUSTRASI. Memasak di kompor tanam (Pexels/Cottonbro). Praktisi kuliner Harry Nazarudin bongkar rahasia dapur hemat energi. Memasak cepat dengan alat tepat bisa pangkas biaya gas rumah tangga.


Reporter: TribunNews | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Praktisi kuliner sekaligus Moderator Komunitas Jalansutra, Harry Hardianto Nazarudin, menilai kebiasaan memasak sehari-hari berperan besar dalam menentukan tingkat konsumsi energi di rumah tangga, khususnya dalam penggunaan gas.

Ia menyebut, salah satu penyebab pemborosan energi adalah penggunaan satu jenis kompor untuk berbagai kebutuhan memasak, mulai dari merebus air hingga menghangatkan makanan. 

Menurutnya, cara ini kurang efisien karena tidak mempertimbangkan fungsi spesifik tiap alat.

Baca Juga: Hemat Ratusan Ribu, Ini Trik Cerdas Tekan Tagihan Rumah Tangga Anda

“Untuk merebus air, sebaiknya gunakan pemanas listrik, sementara untuk menghangatkan makanan bisa menggunakan microwave. Ini jauh lebih efisien dibandingkan menyalakan kompor gas berkali-kali,” ujarnya di Jakarta.

Harry mendorong masyarakat untuk mulai menggunakan peralatan dapur secara lebih beragam sesuai fungsi, seperti memanfaatkan pemanas listrik, microwave, air fryer, maupun rice cooker, guna menekan konsumsi energi.

Selain itu, ia menilai memasak sendiri di rumah dapat menjadi langkah efisiensi energi.

Hal ini karena aktivitas tersebut memotong rantai penggunaan energi yang lebih panjang, seperti distribusi makanan, penggunaan kendaraan, hingga operasional restoran.

Baca Juga: Mau Pernikahan Harmonis? 5 Kunci Ini Ubah Rumah Tangga Lebih Bahagia

Ia juga menekankan bahwa memasak cepat di rumah tidak selalu identik dengan makanan kurang sehat.

Menu sederhana seperti tempe goreng, telur dadar, atau sayur bayam bening dinilai tetap bergizi dan dapat disiapkan dalam waktu singkat dengan teknik memasak yang efisien, seperti menumis dan mengukus.

Penggunaan bahan pangan fermentasi lokal seperti tempe, tauco, dan terasi juga dinilai mendukung efisiensi energi. Bahan-bahan ini umumnya tidak membutuhkan waktu pengolahan yang lama karena telah melalui proses fermentasi.

Baca Juga: Panduan Jaga Hubungan: 5 Langkah Membangun Rumah Tangga Kuat

Di sisi lain, perencanaan menu harian disebut menjadi faktor penting dalam mengurangi pemborosan energi di dapur. Dengan perencanaan yang baik dan pemanfaatan bahan lokal, rumah tangga dapat mengelola konsumsi energi sekaligus menekan pengeluaran.

Sumber: https://www.tribunnews.com/bisnis/7815498/hemat-energi-dari-dapur-ala-harry-nazarudin-kurangi-ketergantungan-pada-kompor-gas.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×