kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Ekspansi gerai membuat pendapatan Duta Intidaya (DAYA) di semester I-2019 naik 84%


Senin, 12 Agustus 2019 / 13:19 WIB
ILUSTRASI. Gerai Watsons - PT Duta Intidaya Tbk (DAYA)


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Duta Intidaya Tbk (DAYA) mencatat pendapatan di semester I naik 84,02% dari Rp 263,74 miliar menjadi Rp 485,34 miliar. Manajemen menyebut, ekspansi gerai fisik dan online menopang pertumbuhan kinerja perusahaan.

Sukarnen Suwanto, Direktur DAYA menjelaskan bahwa pada akhir tahun lalu manajemen memiliki total 105 gerai Watsons. Jumlah tersebut sampai dengan semester I tahun ini sudah meningkat menjadi 120 gerai dan akan terus bertambah sampai tutup tahun.

"Kenaikan sales itu karena ekspansi pembukaan gerai jalan terus, kontribusi yang baik dari gerai existing maupun gerai baru yang kami buka," ujarnya kepada Kontan.co.id, Senin (12/8)

Selain itu, manajemen juga memperkuat penjualan online melalui watsons.co.id dan aplikasi, serta kerjasama dengan e-commerce dan marketplace lain. Pertumbuhan penjualan melalui online terus positif sejak pertama kali segmen ini digarap pada tahun 2017 lalu.

Kendati penjualan naik signifikan, namun bottomline perusahaan ini masih tertekan. Perusahaan masih mengalami rugi Rp 2,82 miliar dibandingkan tahun lalu Rp 424,43 juta. Kondisi tersebut sebetulnya mengalami perbaikan dibandingkan kondisi di kuartal I.

"Itu tetap membaik dibandingkan laporan keuangan Maret itu kami rugi Rp 6,75 miliar ada perbaikan kinerja di bottomline ke Rp 2,82 miliar," lanjutnya.

Menurutnya sejauh ini, kinerja keuangan perusahaan masih cukup solid. Dengan melakukan strategi transformasi, pertumbuhan dan kolaborasi akan membuat pertumbuhan membaik. Hanya saja dirinya belum mau memberikan target pertumbuhan spesifik untuk tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×