CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Ekspor buah melaju di tengah penguatan dollar AS


Kamis, 24 Mei 2018 / 15:43 WIB
ILUSTRASI. Buah nanas


Reporter: Tane Hadiyantono | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penguatan dollar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah menjadi peluang yang bagus bagi perusahaan eksportir. Tak terkecuali bagi pebisnis buah yang mengekspor produknya ke luar negeri. 

"Dari sisi ekspor, kami jelas akan naik seiring dollar naik," jelas Sarwo Edhi Direktur Buah dan Bunga Direktorat Hortikultura Kementerian Pertanian, saat dihubungi Kontan.co.id, Kamis (24/5). 

Apalagi nilai ekspor buah-buahan Indonesia terus naik dengan kinerja yang memuaskan.

Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), pada periode Januari-Februari 2018, ekspor komoditi pertanian untuk buah-buahan tahunan mencapai US$ 62,52 juta, naik 16,62% dari periode yang sama tahun lalu yang sebesar US$ 53,61 juta.

Seiring naiknya nilai ekspor, volume perdagangan buah-buahan tahunan tersebut juga naik 14,8% menjadi 169.817 ton.

Sedangkan untuk buah-buahan semusim, kinerjanya juga naik dimana pada dua bulan pertama 2018 mencatat transaksi ekspor sebesar US$ 56.600. Kinerja ini melejit 113,6% dari periode sama tahun lalu yang hanya mencatatkan transaksi ekspor sebesar US$ 26.500.

Walau tidak merinci angka ekspor terbaru, namun Edhi meyakini kinerjanya semakin tinggi. Pasalnya upaya pemerintah untuk memperbaiki lahan perkebunan dan minat buah-buahan lokal terus mendaki.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×