kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.564   166,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Ekspor furnitur meningkat jika pemerintah terlibat


Selasa, 29 Oktober 2013 / 14:15 WIB
Ekspor furnitur meningkat jika pemerintah terlibat
ILUSTRASI. Khusus pekan ini, promo J.CO Beli 1 Gratis 1 ada gratis ongkos kirimnya (dok/J.CO)


Reporter: Emma Ratna Fury | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Asosiasi Mebel dan Kerajinan Indonesia (AMKRI) menyatakan pengembangan industri furnitur Indonesia di dunia internasional tidak bisa berjalan dengan sendirinya. Melainkan perlu juga dukungan dari lembaga-lembaga pemerintah terkait.

Misalnya saja peran serta dari Kementerian Pekerjaan Umum untuk pengadaan infrastrukturnya. Lalu Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) yang berperan untuk menerapkan teknologi tepat guna. Selain itu industri furniture juga perlu dukungan dari Kepolisian untuk mengamankan aliran bahan dari pulau ke pulau.

Agar ekspor-impor menjadi lebih mudah maka peran Direktorat Bea Cukai sangat diperlukan. Begitupun dengan campur tangan Kementerian Dalam Negeri yang dibutuhkan untuk memberikan kemudahan birokrasi pada setiap daerah.

"Lebih dari separuh jumlah kabinet harus ikut terlibat untuk mengembangkan industri ini," kata Soenoto, Ketua Umum AMKRI ketika ditemui di Kementerian Perindustrian Jakarta, Selasa (29/10).

Menurut Soenoto, AMKRI saat ini tengah membuat roadmap untuk menggali lebih dalam kerjasama dengan berbagai lembaga tersebut.

Industri furnitur merupakan andil dalam meningkatkan eskpor produk dalam negeri. Sampai dengan Kuartal III tahun 2013 saja eskpor furnitur sudah mengalami pertumbuhan sebesar 10% dari Kuartal III tahun lalu. AMKRI sendiri menargetkan setiap tahunnya dapat meningkatkan pertumbuhan ekspor sebesar 25%. Dengan demikian dalam lima tahun kedepan, ekspor furnitur Indonesia bisa mencapai US$ 5 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×