kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Ekspor-Impor Listrik PLTS Dihapus, Pelanggan Jadi Tak Minat Bangun


Minggu, 15 Januari 2023 / 15:38 WIB
ILUSTRASI. Pemasangan instalasi PLTS Atap oleh SUNterra pada sebuah pabrik di kawasan industri Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.


Reporter: Muhammad Julian | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Pelanggan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang memasang pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap terancam tak bisa menghemat tagihan. Ini lantaran, pemerintah berencana menyetop ekspor impor kWh listrik dari pembangkit energi bersih itu.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) saat ini tengah merevisi Peraturan Menteri (Permen) ESDM No 26/ 2021 tentang PLTS Atap yang Terhubung pada Jaringan Tenaga Listrik Pemegang Pemegang Izin Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (IUPTL) untuk Kepentingan Umum.

Ini Artikel Spesial

Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini,
pastikan Anda sudah mendaftar dan login

Hanya Rp 5,000 untuk membaca artikel ini.




TERBARU

[X]
×