kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.888.000   -5.000   -0,17%
  • USD/IDR 17.160   3,00   0,02%
  • IDX 7.624   -52,36   -0,68%
  • KOMPAS100 1.056   -6,56   -0,62%
  • LQ45 760   -4,37   -0,57%
  • ISSI 277   0,16   0,06%
  • IDX30 404   -2,51   -0,62%
  • IDXHIDIV20 489   -2,28   -0,46%
  • IDX80 118   -0,60   -0,51%
  • IDXV30 138   1,46   1,07%
  • IDXQ30 129   -0,80   -0,62%

Ekspor Indonesia 2010 meningkat 21,9%


Jumat, 10 Desember 2010 / 00:08 WIB
ILUSTRASI. Platinum


Reporter: Evilin Falanta | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Tahun ini ekspor Indonesia meningkat 21,9% menjadi US$ 142,53 miliar dibanding tahun 2009. Komoditas non migas seperti pertambangan, manufaktur dan pertanian menjadi penopang pertumbuhan ekspor dengan nilai mencapai US$ 122,68 miliar.

Kontribusi sektor pertambangan paling besar yakni 41,9%. Produk manufaktur menyumbang 34,1% dan sisanya dari komoditas pertanian. Sementara, ekspor di sektor minyak dan gas (migas) menyumbang pendapatan US$ 22,95 miliar, naik 15,61% dari tahun 2009 senilai US 19,85 miliar.

Negara tujuan ekspor non migas terbesar saat ini masih diraih dari negara-negara ASEAN sebesar 21,3%. Sedangkan, ekspor non migas ke negara-negara Uni Eropa sebesar 13%, Jepang 12,7%, China 12,2% dan AS 10,6%. Sementara kontribusi ekspor ke Korea hanya 5,5%.

"Pertumbuhan ekspor terus meningkat karena banyak negara-negara di dunia menganggap Indonesia memiliki kualitas komoditas yang baik," ujar Gusmardi Bustami Dirjen Perdagangan International Kementerian Perdagangan kepada KONTAN Kamis (9/12).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×