Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Permintaan mobil bekas mulai menunjukkan tren perlambatan setelah periode Lebaran 2026 berakhir. Meski demikian, sejumlah model kendaraan masih mencatatkan minat yang tinggi dari konsumen, terutama di segmen mobil bekas bersertifikasi.
Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy mengungkapkan bahwa kondisi pasar mobil bekas saat ini memang tidak sekuat saat menjelang dan selama musim mudik Lebaran. Namun, beberapa model Honda tetap menjadi pilihan utama masyarakat.
"Secara umum, permintaan mobil bekas cenderung melandai setelah periode Lebaran. Namun, minat konsumen terhadap model-model Honda masih cukup baik, terutama Honda HR-V dan Honda Brio yang masih menjadi model favorit di pasar mobil bekas," ujar Yusak kepada Kontan, Selasa (3/6/2026).
Menurut Yusak, pelemahan nilai tukar rupiah yang terjadi belakangan ini juga belum berdampak langsung terhadap harga kendaraan bekas di pasar. Harga mobil bekas, kata dia, lebih banyak dipengaruhi oleh kondisi unit dan dinamika pasar dibandingkan faktor kurs.
Baca Juga: Order Tekstil Dalam Negeri Meningkat Seiring Penertiban Barang Impor Ilegal
"Terkait pelemahan nilai tukar rupiah, saat ini kami belum melihat adanya pengaruh langsung terhadap harga jual mobil bekas, karena harga mobil bekas lebih banyak dipengaruhi oleh kondisi kendaraan, usia kendaraan, permintaan pasar, dan ketersediaan unit," katanya.
Ia menjelaskan, harga mobil bekas pada umumnya ditentukan oleh beberapa faktor utama, seperti kondisi kendaraan, usia pakai, tingkat permintaan konsumen, serta ketersediaan stok di pasar. Oleh karena itu, fluktuasi nilai tukar rupiah belum menjadi faktor dominan yang memengaruhi harga jual kendaraan bekas.
Di tengah kondisi pasar yang melambat, HPM terus memperkuat bisnis mobil bekas bersertifikasi sebagai salah satu strategi untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan kepercayaan konsumen.
Pada Februari 2026, HPM bekerja sama dengan Orient Corporation (Orico) meluncurkan platform marketplace mobil bekas bernama Honda x LIVA. Platform digital ini memungkinkan konsumen mengakses berbagai pilihan mobil bekas Honda bersertifikasi yang tersedia di jaringan dealer resmi Honda dalam satu kanal terpadu.
Baca Juga: Ditopang KEK Kendal, Jababeka (KIJA) Yakin Target Marketing Sales 2026 Tercapai
Kehadiran Honda x LIVA diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi konsumen dalam mencari kendaraan bekas berkualitas sekaligus meningkatkan transparansi selama proses pembelian.
Adapun Honda Certified merupakan program mobil bekas bersertifikasi resmi yang dikembangkan oleh HPM. Seluruh kendaraan yang dipasarkan melalui program tersebut telah melalui proses inspeksi sesuai standar pabrikan dan mendapatkan jaminan extended warranty sesuai ketentuan yang berlaku.
Sebelum peluncuran Honda x LIVA, kendaraan Honda Certified hanya dapat diperoleh melalui jaringan dealer resmi Honda yang tersebar di berbagai daerah. Dengan hadirnya platform digital tersebut, akses masyarakat terhadap mobil bekas bersertifikasi diharapkan menjadi lebih luas dan mudah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












